Prabowo Targetkan Tutup 700 BUMN, Efisiensi Anggaran Capai Rp100 Triliun

Ekonomi120 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke Hambalang, Jumat malam.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo targetkan tutup 700 BUMN hingga akhir Desember 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari penataan dan perampingan perusahaan negara untuk meningkatkan efisiensi anggaran.

banner 336x280

Turut hadir Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Prabowo Targetkan Tutup 700 BUMN

Pemerintah menargetkan sedikitnya 700 BUMN ditutup hingga akhir Desember 2026. Penutupan dan konsolidasi tersebut diproyeksikan menghasilkan efisiensi anggaran hingga Rp100 triliun.

Sebelumnya, pemerintah telah menutup 290 BUMN. Langkah tersebut disebut menghasilkan penghematan anggaran negara hingga Rp50 triliun.

Proses konsolidasi BUMN akan terus dilanjutkan untuk menyederhanakan struktur perusahaan negara.

Presiden Prabowo menekankan agar proses penataan BUMN dilakukan secara terukur dan menyeluruh. Restrukturisasi tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena kondisi setiap perusahaan perlu menjadi pertimbangan.

Penataan BUMN untuk Tingkatkan Efisiensi

Kebijakan Prabowo targetkan tutup 700 BUMN diarahkan untuk menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih sederhana dan efisien.

Dengan struktur yang lebih ramping, pemerintah berharap BUMN dapat memiliki kinerja yang lebih sehat dan profesional.

Penataan tersebut juga diharapkan meningkatkan kontribusi perusahaan negara terhadap perekonomian nasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo menekankan pentingnya penataan BUMN dilakukan secara terukur.

“Bapak Presiden menegaskan pentingnya penataan BUMN dilakukan secara terukur dan menyeluruh untuk menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih efisien, sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/9/2026).

Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi

Selain membahas penataan BUMN, Prabowo juga mendorong percepatan hilirisasi dalam pertemuan di Hambalang.

Hilirisasi menjadi salah satu agenda pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.

Pemerintah ingin proses pengolahan sumber daya alam dilakukan lebih banyak di Indonesia. Dengan demikian, nilai tambah ekonomi dari sumber daya alam diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

“Percepatan hilirisasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri, memperkuat investasi, serta menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia,” jelas Teddy.

Target Efisiensi BUMN Capai Rp100 Triliun

Penataan BUMN menjadi bagian dari upaya pemerintah mencapai efisiensi anggaran yang lebih besar.

Sebanyak 290 BUMN yang telah ditutup sebelumnya menghasilkan penghematan hingga Rp50 triliun. Pemerintah kemudian melanjutkan konsolidasi dengan target penutupan 700 BUMN lainnya.

Jika target tersebut tercapai, efisiensi anggaran yang diproyeksikan pemerintah dapat mencapai Rp100 triliun.

Kebijakan tersebut diharapkan membuat perusahaan negara lebih efisien, sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian Indonesia.

Sementara itu, percepatan hilirisasi diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penataan BUMN. Pemerintah menargetkan pengolahan sumber daya alam di dalam negeri mampu memperkuat investasi sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi Indonesia.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *