Sinergi Fiskal dan Moneter Akan Perkuat Rupiah dan Ringankan Beban Masyarakat

Berita, Ekonomi7 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com – Menteri Keuangan (Menkeu) menegaskan pemerintah akan fokus memastikan kebijakan fiskal berjalan dengan baik guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Upaya tersebut akan diiringi dengan penguatan koordinasi bersama Bank Indonesia agar kebijakan fiskal dan moneter semakin sinkron dan mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian.

“Fundamental ekonomi kita baik, fiskal juga dalam keadaan yang baik, amat baik malah kalau kita lihat dari acuan-acuan yang ada. Jadi ke depan kita akan fokus memastikan kebijakan fiskal berjalan dengan baik sehingga pertumbuhan kita semakin cepat,” ujar Menkeu.

banner 336x280

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi yang mempertemukan pemerintah, Bank Indonesia, dan para pemangku kepentingan ekonomi untuk mengevaluasi perkembangan ekonomi sekaligus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak menegaskan pentingnya koordinasi yang erat dan intensif antarotoritas ekonomi. Sinergi kebijakan fiskal dan moneter dinilai perlu terus diperkuat agar berbagai instrumen kebijakan dapat berjalan saling mendukung sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah dan Bank Indonesia menyepakati penguatan koordinasi untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. Langkah yang ditempuh antara lain melalui upaya meningkatkan daya tarik imbal hasil instrumen keuangan domestik guna mendorong kembali aliran modal masuk serta menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan.

Menurut Menkeu, koordinasi yang semakin erat antara pemerintah dan bank sentral akan memperkuat efektivitas kebijakan ekonomi sehingga dampaknya terhadap perekonomian dapat semakin optimal.

“Dalam perjalanannya tentu kita akan meningkatkan juga koordinasi dengan Bank Sentral. Kita akan mendukung Bank Sentral memperkuat koordinasi supaya kebijakan semakin sinkron, supaya dampak kebijakan antara pemerintah dan fiskal lebih signifikan ke perekonomian,” katanya.

Menkeu menambahkan bahwa penguatan sinergi kebijakan tersebut pada akhirnya ditujukan untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Stabilitas nilai tukar rupiah yang lebih terjaga diharapkan dapat membantu menekan biaya produksi, khususnya bagi pelaku usaha yang masih bergantung pada bahan baku impor. Dengan demikian, tekanan terhadap harga barang dapat berkurang sehingga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, kebijakan yang semakin selaras antara pemerintah dan Bank Indonesia juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha maupun rumah tangga. Stabilitas ekonomi yang terjaga akan mendukung aktivitas ekonomi yang lebih baik dan memberikan manfaat baik pada tingkat makro maupun mikro.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *