“Investasi yang diminati Eni di Kaltim adalah untuk lapangan produksi gas alam yang berada di lepas pantai wilayah Kaltim (Selat Makassar), yakni Blok Jangkrik dan Blok Merakes,” ujar Bahlil dalam acara Musda Partai Golkar Kaltim di Samarinda, Sabtu (19/7/2025).
Eni adalah perusahaan energi global yang berbasis di Roma, Italia, dengan pengalaman panjang di sektor minyak bumi, gas alam, dan petrokimia sejak 1953. Saat ini, Eni beroperasi di lebih dari 70 negara dan dikenal sebagai salah satu raksasa energi di Eropa.
Menurut Bahlil, produksi dari dua blok gas yang berdekatan itu diharapkan dapat mendorong peningkatan pasokan energi nasional sekaligus memenuhi permintaan ekspor ke pasar internasional. Ia menilai, di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian akibat eskalasi geopolitik, masuknya investasi ini merupakan sinyal positif bagi ekonomi Indonesia, khususnya Kalimantan Timur.
“Situasi ekonomi global sedang tidak baik-baik saja, tetapi investasi ini menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap stabilitas dan prospek ekonomi Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, Bahlil menyebut investasi tersebut akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja, baik di tingkat lokal maupun nasional. Ia juga menekankan pentingnya pembagian Participating Interest (PI) oleh Eni kepada Pemerintah Provinsi Kaltim, agar Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima daerah turut meningkat.
“Participating interest sedang kita upayakan agar sebagian diberikan ke daerah. Dengan begitu, ekonomi Kaltim bisa berputar lebih cepat,” tambahnya.
Ia juga memuji diplomasi ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang berhasil menurunkan tarif ekspor dari Indonesia ke Amerika Serikat, dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen, di tengah tensi global dan perang dagang yang terus meningkat.
Investasi Eni di Kaltim dinilai menjadi salah satu tonggak penting dalam penguatan sektor energi nasional, sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam rantai pasok energi global.