ORASKI Tegaskan Tidak Ikut Aksi 20 Mei, Pilih Jalur Dialog untuk Perbaiki Kesejahteraan Ojol

Travel294 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com, Jakarta Tidak semua pengemudi ojek online (ojol) akan mengambil bagian dalam aksi pembekuan yang berlangsung pada 20 Mei 2025. Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (ORASKI) menyatakan tidak akan ikut serta dalam aksi tersebut, dengan alasan memilih pendekatan yang lebih rasional dan konstruktif.

Ketua Umum ORASKI, Fahmi Maharaja, menyatakan bahwa organisasinya berkomitmen menjaga keberlangsungan ekosistem transportasi online. Ia menekankan pentingnya penyusunan regulasi yang tepat sasaran dan kerja sama yang sehat antara pengemudi dan perusahaan aplikator.

banner 336x280

“Kami ingin keberlangsungan ekosistem transportasi online tetap terjaga. Jangan rusak dengan regulasi yang salah arah. Kami ingin solusi jangka panjang, bukan sensasi jangka pendek,” ujar Fahmi dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Senin (19/5/2025).

Selama ini, ORASKI mengklaim telah memperjuangkan kesejahteraan mitra pengemudi, termasuk dengan mendorong program garansi pendapatan harian yang kini telah dimanfaatkan oleh ribuan pengemudi dari berbagai latar belakang.

Lebih lanjut, ORASKI menilai bahwa perbaikan sektor transportasi online seharusnya difokuskan pada peningkatan kualitas layanan dan keselamatan berkendara, bukan semata-mata pada penetapan status kerja atau regulasi tarif.

Mereka juga menolak usulan untuk menawarkan potongan aplikasi maksimal 10 persen, dengan alasan bahwa kebijakan tersebut tidak mencerminkan kenyataan di lapangan secara keseluruhan.

Menurut ORASKI, banyak mitra pengemudi lebih memilih tetap beroperasi seperti biasa pada 20 Mei demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Dengan sikap ini, ORASKI berharap upaya peningkatan kesejahteraan pengemudi dapat terus dilakukan melalui dialog yang konstruktif dan solusi yang berkelanjutan.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *