Imbas Gejolak Harga Minyak, RI Terapkan WFH untuk Hemat BBM

Berita163 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,JAKARTA — Pemerintah Indonesia mulai mengambil langkah efisiensi energi di tengah gejolak harga minyak dunia akibat konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Salah satu kebijakan yang akan diterapkan adalah work from home (WFH) satu hari dalam sepekan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) yang ditekankan Presiden Prabowo Subianto.

banner 336x280

“Dengan tingginya harga minyak, maka perlu efisiensi waktu kerja. Di mana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home dalam satu hari dari lima hari kerja,” ujar Airlangga usai rapat bersama Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Airlangga menyebutkan kebijakan WFH akan mulai diberlakukan setelah Lebaran 2026. Namun, pemerintah masih menyusun teknis pelaksanaannya, termasuk kemungkinan penerapan bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun sektor swasta.

“Pasca Lebaran, nanti akan ditentukan waktunya,” katanya.

Langkah ini mengikuti sejumlah negara di Asia yang lebih dulu menerapkan kebijakan serupa untuk menekan konsumsi energi akibat lonjakan harga minyak global.

Di Pakistan, pemerintah bahkan meminta 50 persen pekerja untuk bekerja dari rumah serta memperpanjang libur sekolah. Kebijakan ini diambil setelah harga minyak dunia menembus di atas 100 dolar AS per barel, memicu kenaikan harga BBM hingga 20 persen dan antrean panjang di SPBU.

Sementara itu di Thailand, pemerintah mewajibkan pegawai negeri bekerja dari rumah, kecuali bagi mereka yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat. Selain WFH, pemerintah juga menerapkan berbagai langkah penghematan energi seperti pengaturan suhu AC, pengurangan penggunaan listrik, hingga pembatasan perjalanan dinas luar negeri.

Di Vietnam, pemerintah mendorong perusahaan untuk memberlakukan WFH bagi karyawan guna menekan konsumsi bahan bakar. Negara tersebut termasuk yang terdampak signifikan akibat gangguan pasokan energi dari Timur Tengah, dengan lonjakan harga bahan bakar yang cukup tajam dalam beberapa pekan terakhir.

Pemerintah Indonesia berharap kebijakan WFH dapat menjadi salah satu solusi untuk menjaga konsumsi energi tetap terkendali di tengah tekanan global, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *