ICRP: Kerukunan dan Aksi Nyata Jadi Kekuatan Pemulih Bangsa

Daerah352 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta– Indonesia tengah berduka. Bencana yang melanda tiga provinsi—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—menyisakan luka sekaligus memanggil kembali ruh solidaritas bangsa. Di tengah kondisi darurat, berbagai elemen masyarakat dari beragam suku, agama, dan latar belakang justru tampil memperlihatkan jati diri Indonesia: bergerak bersama, saling membantu, dan berlomba-lomba dalam kebaikan.

 

banner 336x280

Dari aksi penggalangan dana, dapur umum, hingga relawan yang turun langsung ke lokasi bencana, semangat gotong royong tumbuh kuat. Tak hanya digerakkan oleh rasa kemanusiaan, aksi-aksi tersebut juga terhubung oleh solidaritas kebangsaan, bahkan solidaritas antarperantau yang terpanggil untuk membantu saudara sebangsa.

Di tengah situasi bencana, masyarakat diajak kembali melihat teladan aksi kemanusiaan yang telah dilakukan berbagai kalangan. Oktober lalu, Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia (JMAI) mencatat sejarah dengan menanam 100 ribu bibit pohon yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan.

 

Gerakan ini menunjukkan bahwa kerukunan antarumat beragama tidak hanya berdimensi sosial, tetapi dapat bertransformasi menjadi kekuatan ekologis untuk penyelamatan lingkungan. Penanaman pohon menjadi kontribusi nyata bagi upaya penghijauan dan mitigasi iklim, selaras dengan program pemerintah dalam mendorong keberlanjutan lingkungan.

 

Selain itu, berbagai aksi sosial lain seperti donor darah, donor mata, dan kegiatan bersih lingkungan juga terus digerakkan, bahkan pada momen ketika banyak orang tidak memperhatikannya. Semua ini menjadi cermin bahwa nilai kemanusiaan tidak mengenal batasan.

Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), lembaga independen yang didirikan Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Djohan Effendi, kembali menegaskan komitmennya sebagai Rumah Bersama bagi seluruh golongan di Indonesia.

 

Sebagai organisasi lintas iman, ICRP menyoroti pentingnya dialog inklusif untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 16 mengenai Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

 

ICRP memastikan bahwa prinsip No One Left Behind harus menjadi pijakan utama: tidak boleh ada seorang pun warga negara yang tertinggal hanya karena perbedaan agama atau kepercayaan. Langkah ini menjadi bentuk penjagaan atas hak-hak sipil dan martabat kemanusiaan.

 

“ICRP hadir sebagai titik nol, ruang perjumpaan untuk siapa saja. Kami melayani semua, termasuk kelompok minoritas yang sering luput dari perhatian,” ujar Direktur Eksekutif ICRP, Ilma Sovri Yanti.

 

“3H”: Fondasi Kerja Bersama Lintas Iman

Konsep “3H” yang digagas Ketua Umum ICRP, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., kembali ditegaskan sebagai metode pendekatan lintas iman yang relevan untuk Indonesia hari ini:

 

1. Head to Head – Dialog pemikiran yang jujur dan terbuka.

2. Heart to Heart – Penerimaan perbedaan dengan ketulusan hati.

3. Hand to Hand – Kerja sama nyata melalui aksi sosial dan kemanusiaan.

“Toleransi saja tidak cukup. Kita perlu literasi lintas budaya agar tumbuh empati dan kemampuan memahami orang lain,” tegas Ilma.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia ( JMAI) atas kontribusi kemanusiaan yang berkelanjutan. “Karya-karya JMAI telah menggoreskan jejak dalam sejarah peradaban manusia. Kasih kepada sesama adalah cara memuliakan yang lain.”

Di akhir penyampaiannya, Ilma memberikan ucapan selamat Milad untuk JMAI.

“Teruslah membangun negeri dari lorong-lorong sunyi,” ujarnya, seraya menegaskan bahwa aksi kemanusiaan, betapapun sederhana, tetap memiliki dampak besar bagi masa depan bangsa.

Dalam suasana duka akibat bencana, Indonesia sekali lagi membuktikan bahwa persatuan tidak hanya slogan. Ia hidup dalam tindakan: menolong, berempati, dan bergerak bersama. Solidaritas lintas iman, seperti yang diperkuat ICRP dan berbagai komunitas, menjadi energi pemulih yang menjaga Indonesia tetap berdiri sebagai rumah bersama.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *