Trump Klaim Maduro Ditangkap Usai Serangan Besar-besaran AS ke Venezuela

Internasional164 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta –  Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negaranya setelah Amerika Serikat melancarkan serangan berskala besar ke Venezuela pada Sabtu dini hari waktu setempat.

Pernyataan itu disampaikan Trump melalui media sosial Truth Social beberapa jam setelah ledakan dan aktivitas militer dilaporkan terjadi di Caracas. Trump menyebut operasi tersebut dilakukan bersama aparat penegak hukum AS dan menyatakan serangan berlangsung “sukses”, seraya menjanjikan penjelasan lebih lanjut dalam konferensi pers.

banner 336x280

Sejumlah ledakan mengguncang ibu kota Caracas, disertai laporan pesawat terbang rendah yang melintas di atas kota. Pemerintah Venezuela segera menuduh Amerika Serikat menyerang instalasi sipil dan militer, menyebutnya sebagai “serangan imperialis”, serta menyerukan warga untuk turun ke jalan.

Hingga Sabtu pagi, belum jelas siapa yang mengendalikan pemerintahan Venezuela, sementara keberadaan Maduro sempat simpang siur sebelum klaim penangkapannya diumumkan Trump.

Otoritas penerbangan AS melalui Federal Aviation Administration (FAA) memberlakukan larangan penerbangan komersial AS di wilayah udara Venezuela akibat “aktivitas militer yang sedang berlangsung”.

Sementara itu, video yang diverifikasi menunjukkan kilatan ledakan dan asap membumbung di langit Caracas, dengan sebagian wilayah kota dilaporkan mengalami pemadaman listrik. Warga menggambarkan situasi mencekam akibat guncangan ledakan dan suara pesawat tempur.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan pemerintahan Trump terhadap Maduro, yang didakwa di AS atas kasus narkoterorisme. Dalam beberapa bulan terakhir, militer AS juga meningkatkan operasi di kawasan Karibia dan Pasifik Timur dengan dalih memerangi penyelundupan narkoba.

Namun, langkah ini menuai kritik dari sejumlah anggota Kongres AS yang mempertanyakan dasar konstitusional serangan tersebut tanpa deklarasi perang atau otorisasi penggunaan kekuatan militer.

Pemerintah Venezuela merespons dengan menetapkan status gangguan eksternal dan memerintahkan penerapan rencana pertahanan nasional, yang memberi kewenangan luas kepada militer serta memungkinkan pembatasan hak-hak warga.

Di sisi lain, Kedutaan Besar AS yang telah lama ditutup mengeluarkan peringatan agar warga negara Amerika yang berada di Venezuela berlindung di tempat. Situasi di negara Amerika Selatan itu masih berkembang, sementara dunia internasional menanti klarifikasi lebih lanjut atas klaim penangkapan Presiden Maduro dan dampak lanjutan dari eskalasi militer tersebut.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *