Ingetindonesia.com,Jakarta- Industri Event Organizer (EO) kian menunjukkan perannya sebagai salah satu pilar utama dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Seiring dengan pesatnya perkembangan industri hiburan dan kebutuhan masyarakat akan berbagai bentuk event, sektor ini berhasil menciptakan peluang kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Tama Dantjie, pendiri Tamz Enterprise, mengatakan bahwa dunia EO kini menjadi lahan yang sangat strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif. “Berbicara tentang kreativitas tentunya dunia EO wajib dituntut untuk kreatif dalam segala event,” ujar Tama, Sabtu (20/7/2025).
Berbekal pengalaman sejak 2010 dan mendirikan brand EO sendiri pada 2012, Tama melihat transformasi signifikan dalam dunia EO, dari yang sebelumnya fokus pada konser, kini merambah ke berbagai sektor termasuk event instansi pemerintahan.
“Tamz Enterprise telah berdiri selama 14 tahun dan kami bersyukur bisa terus berkembang. Kami percaya, setiap event tidak hanya menyajikan hiburan, tapi juga membawa dampak ekonomi riil bagi masyarakat,” ungkap Tama.
Ia menambahkan bahwa Tamz Enterprise berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan industri event dengan melibatkan lebih dari 1.000 tenaga kerja untuk berbagai posisi, mulai dari tim kreatif, teknisi suara, penata cahaya, hingga UMKM dan pelaku seni lokal. Model ini menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, fleksibilitas dalam menangani permintaan klien berdasarkan anggaran juga menjadi kekuatan EO dalam menjaga keberlanjutan usaha. “Kami siap menyesuaikan event sesuai kebutuhan dan budget partner,” kata Tama.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, sebelumnya menyampaikan bahwa sektor EO merupakan bagian penting dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang terus didorong pemerintah. “Potensi para pegiat EO sangat penting bagi perkembangan industri kreatif di Indonesia. Sektor ini bisa menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah,” ujar Teuku Riefky pada Rabu (26/2/2025).
Pemerintah juga menekankan pentingnya sinergi antara pelaku EO dan pemangku kepentingan, termasuk asosiasi dan komunitas seperti Backstagers Indonesia, untuk mempercepat perkembangan industri event nasional.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, industri EO diyakini akan terus menjadi penggerak utama dalam memperluas lapangan pekerjaan dan meningkatkan kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.












