Ingetidonesia.com,Makassar— Wilayah Sulawesi tercatat sebagai daerah dengan jumlah spesies burung endemik tertinggi di Indonesia. Hingga Januari 2026, jumlahnya mencapai 159 jenis, menjadikannya sebagai pusat keanekaragaman burung endemik nasional.
Communication Officer Burung Indonesia, Meliza Laveda, menyampaikan bahwa data tersebut Merujuk pada laporan terbaru bertajuk Burung di Indonesia 2026 . Laporan ini memotret perkembangan terkini keanekaragaman burung di Tanah Air.
“Sulawesi tercatat memiliki spesies endemik terbanyak yakni 159 jenis,” ujar Meliza dalam keterangan pers yang diterima di Makassar, Jumat (3/4).
Secara keseluruhan, Indonesia memiliki 1.834 spesies burung, dengan 538 di antaranya merupakan spesies endemik yang hanya ditemukan di wilayah tertentu. Setelah Sulawesi, wilayah Maluku menjadi dengan jumlah burung endemik terbanyak kedua, yakni 117 spesies. Disusul oleh Jawa dan Bali yang masing-masing mencatat 80 spesies endemik.
Sementara itu, Papua memiliki 75 spesies endemik, Nusa Tenggara 62 spesies, Sumatera 54 spesies, dan Kalimantan sebanyak enam spesies.
Namun demikian, laporan tersebut juga mengungkap adanya tekanan serius terhadap populasi burung di Indonesia. Sebanyak 159 spesies burung yang tercatat berstatus terancam punah, yang terdiri dari 29 spesies berstatus kritis, 49 spesies genting, dan 81 spesies rentan.
Perubahan status konservasi sejumlah spesies ini dipengaruhi oleh pembaruan data ilmiah yang memberikan gambaran lebih akurat terkait kondisi populasi burung di habitat alaminya.
Burung Indonesia menekankan pentingnya upaya konservasi berkelanjutan guna menjaga kelestarian burung endemik. Ancaman utama yang dihadapi saat ini antara lain hilangnya habitat alami serta perburuan liar yang masih terjadi di berbagai wilayah.
Upaya perlindungan yang konsisten dan kolaboratif menjadi kunci untuk memastikan keberlangsungan kekayaan hayati burung Indonesia di masa mendatang.














