Prabowo Ungkap Praktik Suap Masih Marak: Jangankan Menteri, Saya Juga Mau Disogok

Berita, Ekonomi216 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan praktik suap masih banyak terjadi di Indonesia dan telah merusak tatanan birokrasi selama puluhan tahun. Menurut Prabowo, praktik tersebut bahkan menyasar pejabat di berbagai tingkatan, termasuk dirinya sebagai Presiden.

“Puluhan tahun institusi-institusi kita dirusak. Menteri-menteri kita, dirjen-dirjen kita mau disogok. Jangankan menteri, dirjen, saya mau disogok! Dalam dua tahun ini berkali-kali saya mau disogok,” kata Prabowo dalam acara Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara oleh Satgas PKH di Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).

Prabowo mengatakan upaya pemerintah untuk menertibkan aparatur negara dan memberantas berbagai bentuk penyelewengan selalu menghadapi perlawanan. Ia menyebut perlawanan tersebut datang dari pihak-pihak yang selama ini menikmati praktik korupsi dan kecurangan.

“Perlawanan-perlawanan ini kita tahu semua datang dari unsur-unsur yang menikmati korupsi, menikmati kecurangan-kecurangan, menikmati pencurian dan perampokan kekayaan negara,” ujarnya.

Ia juga mengaku menerima laporan mengenai adanya petugas di lapangan yang mendapat ancaman dan tekanan dari kelompok yang kepentingannya terganggu oleh penertiban pemerintah.

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan gentar menghadapi tekanan tersebut. Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan tetap berada di jalur yang benar dan tidak ikut dalam praktik penyimpangan.

“Siapa yang tidak mau terus di atas jalan yang benar, saya persilakan saudara minggir dengan baik,” tegasnya.

Menurut Prabowo, pihak-pihak yang memiliki kekuatan finansial bahkan dapat menggunakan berbagai cara untuk menyerang pemerintah, termasuk melalui media sosial dan aksi demonstrasi. Namun, ia memastikan pemerintah akan tetap berdiri bersama masyarakat.

“Biar mereka punya uang ratusan triliun, mereka bayar buzzer, mereka bayar algoritma, mereka serang kita di sosmed, mereka membiayai demonstrasi, kita tidak gentar! Kita bersama rakyat! Kita siap mati untuk rakyat!” kata Prabowo.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada para aparatur negara yang tetap memegang teguh sumpah jabatan dan menjalankan tugas tanpa melakukan penyimpangan.

Ia mengatakan perjuangan pemerintah ditujukan untuk masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perlindungan dan bantuan negara.

“Saya terima kasih yang masih mau berjuang bersama saya, berjuang untuk rakyat kita, berjuang untuk mereka yang tidak bisa bicara, mereka yang tidak punya apa-apa,” pungkasnya.