Indonesia Tantang Thailand di Final Piala ASEAN FIFA 2026, Buru Penebusan di GBK

Berita, Olahraga65 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta – Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final Piala ASEAN FIFA 2026 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk mengakhiri catatan kekalahan dari Thailand dalam dua final sebelumnya di stadion yang sama.

Laga final dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB. Indonesia memburu gelar juara sekaligus berupaya menulis sejarah baru setelah dua kali kalah dari Thailand melalui adu penalti di GBK.

Thailand sebelumnya mengalahkan Indonesia pada final SEA Games 1997 dan final Kejuaraan AFF 2002. Pada SEA Games 1997, kedua tim bermain imbang 1-1 setelah 120 menit sebelum Thailand menang 4-2 melalui adu penalti.

Lima tahun kemudian, kedua tim kembali bertemu di final Kejuaraan AFF pada 29 Desember 2002. Thailand sempat unggul 2-0, tetapi Indonesia mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol Yaris Riyadi dan Gendut Doni. Pertandingan berlanjut hingga adu penalti dan kembali dimenangkan Thailand dengan skor 4-2.

Modal Indonesia Menuju Final

Indonesia memastikan tiket final setelah meraih kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh pada pertandingan terakhir Grup A, Kamis (1/10/2026).

Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi tujuh poin dan finis di posisi pertama Grup A, unggul atas Malaysia berdasarkan selisih gol.

Sementara itu, Thailand melaju ke final setelah mengamankan posisi teratas Grup B. Thailand sebelumnya menang 2-0 atas Vietnam, meski kemudian kalah 2-1 dari Filipina dalam pertandingan terakhir grup di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang.

Duel Dua Pelatih Inggris

Final Piala ASEAN FIFA 2026 juga menjadi duel taktik antara dua pelatih asal Inggris, John Herdman yang menangani Indonesia dan Anthony Hudson sebagai pelatih Thailand.

Herdman mengaku sudah mengenal pendekatan Hudson. Keduanya pernah berada dalam pertandingan yang melibatkan Kanada dan Amerika Serikat ketika Herdman menangani Kanada dan Hudson menjadi bagian dari staf kepelatihan Amerika Serikat.

Herdman menyebut final tersebut sebagai kesempatan bagi kedua pelatih menguji pendekatan taktik masing-masing. Ia juga menegaskan keinginan membawa Indonesia meraih trofi pertama dan membuat sejarah.

“Kami memiliki kesempatan untuk mengejar trofi pertama kami, menciptakan sejarah, dan terus membuat negara ini bangga,” ujar Herdman.

Di sisi lain, Hudson menegaskan Thailand datang dengan target memenangkan turnamen. Menurutnya, persaingan Piala ASEAN FIFA kali ini lebih tinggi karena banyak negara menurunkan pemain utama.

Final di GBK akan menjadi penentu apakah Indonesia mampu mematahkan sejarah kekalahan dari Thailand di stadion tersebut atau Thailand kembali mengukuhkan dominasinya di Jakarta.