Prabowo Tekankan Proyek Produktif, Minta Pembangunan Kantor Baru Ditunda

Berita900 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan yang fokus pada produktivitas, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya udang di kawasan Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, sebagaimana disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (23/5/2026).

banner 336x280

Menurut Prabowo, pemerintah akan memprioritaskan proyek-proyek yang mampu menghasilkan manfaat ekonomi nyata dibandingkan pembangunan fisik yang tidak berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Semua yang produktif akan kita jalankan. Produktif artinya harus menghasilkan nilai tambah. Saya kasih petunjuk ke kabinet, yang boleh kita dukung, yang harus kita dukung, yang harus kita jalankan adalah proyek-proyek yang produktif. Produktif apa? Menciptakan lapangan kerja untuk rakyat kita,” ujar Prabowo.

Dalam arahannya kepada jajaran kabinet, Prabowo juga meminta agar pembangunan kantor-kantor baru milik pemerintah untuk sementara waktu ditunda. Ia menilai, pembangunan gedung megah tidak akan bermakna jika peningkatan produktivitas tidak diikuti.

“Jadi maaf, kita sekarang agak tunda lah bangun banyak kantor, kantor, kantor. Kantor itu ya perlu tapi jangan ada kantor, tidak ada produktivitas. Kantor megah, produknya tidak ada. Lebih baik kantornya tidak begitu bagus, tapi produknya bagus, hasilnya banyak, penghasilan untuk rakyat banyak. Rakyat kita butuh pekerjaan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyinggung keberhasilan proyek tambak udang di Kebumen yang dinilai memiliki prospek besar bagi sektor pangan dan ekonomi nasional.

Tambak seluas sekitar 64 hektar itu disebut mampu menghasilkan hingga 40 ton udang per hektar , dengan harga jual sekitar Rp70 ribu per kilogram . Selain menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi, proyek tersebut juga menyerap sekitar 650 tenaga kerja lokal .

Presiden menyebut pemerintah tengah menyiapkan proyek pengembangan serupa di sejumlah wilayah Indonesia, di antaranya Waingapu seluas 2.000 hektar, Gorontalo 200 hektar , hingga kawasan Pantai Utara Jawa Barat seluas 14 ribu hektar .

Menurutnya, pengembangan proyek-proyek tersebut akan difokuskan untuk memperkuat produksi protein nasional sekaligus meningkatkan ekspor guna menambah devisa negara.

“Kita akan membangun proyek-proyek produktif yang menghasilkan protein untuk rakyat kita dan juga untuk menjual ke luar negeri. Supaya kita bisa dapat merancangnya,” kata Prabowo.

Ia menambahkan, pemerintah berencana mempercepat implementasi berbagai proyek produktif dalam beberapa bulan mendatang sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi nasional.

“Saya kira nanti dalam bulan-bulan yang akan datang kita akan mempercepat proses pembangunan yang produktif,” tutupnya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *