Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa

Berita722 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun untuk memperbaiki 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan keselamatan transportasi publik, terutama setelah kecelakaan tragis antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.

“Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun, demi keselamatan,” ujar Prabowo saat meninjau korban kecelakaan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

banner 336x280

Prabowo menjelaskan, ribuan perlintasan tersebut merupakan infrastruktur lama peninggalan era kolonial Belanda yang selama puluhan tahun belum mendapatkan penanganan secara menyeluruh. Banyak di antaranya juga belum dilengkapi sistem pengamanan yang memadai, sehingga rawan menimbulkan kecelakaan.

Menurut Prabowo, pemerintah tidak ingin lagi menunda perbaikan infrastruktur yang sangat vital bagi keselamatan masyarakat. Ia pun telah menginstruksikan jajarannya untuk segera menuntaskan persoalan tersebut.

“Saya sudah perintahkan kita akan perbaiki semua lintasan tersebut, apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan flyover,” kata Prabowo.

Dua skema penanganan akan diterapkan, yakni pembangunan pos penjagaan di perlintasan sebidang dan pembangunan jembatan layang atau flyover di titik-titik yang dinilai membutuhkan penanganan lebih permanen.

Prabowo menegaskan, pembenahan seluruh perlintasan kereta api di Jawa merupakan kebutuhan mendesak. Menurutnya, sistem transportasi kereta api yang aman menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

“Demi keselamatan karena sangat penting. Kita perlu kereta api dan kita harus keluarkan itu. Sekarang sudah saatnya, sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan, kita sekarang lakukan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Ia memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang optimal serta kompensasi yang layak.

“Pokoknya semua sudah diurus,” ujar Prabowo.

Berdasarkan data terbaru PT Kereta Api Indonesia (KAI), hingga Selasa pagi, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut mencapai 14 orang. Sementara itu, sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan perawatan di berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

KAI juga memastikan seluruh barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan melalui layanan lost and found, bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi dan penanganan lanjutan.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *