Prabowo Dorong Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Thailand, Bahas Latihan Militer hingga Industri Alutsista

Berita1123 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia-Thailand sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Asia Tenggara. Penguatan hubungan pertahanan tersebut dinilai akan memberikan kontribusi besar bagi terciptanya ASEAN yang lebih kuat dan stabil.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).

banner 336x280

Menurut Prabowo, kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Thailand perlu ditingkatkan melalui pelaksanaan latihan militer bersama yang lebih intensif serta pertukaran perwira di bidang pendidikan dan pelatihan militer.

“Kita harus meningkatkan jumlah dan tingkat pelatihan bersama antara kedua angkatan pertahanan. Kita harus meningkatkan pertukaran perwira dalam pelatihan dan pendidikan,” kata Prabowo.

Prabowo menilai peningkatan latihan bersama dan pertukaran personel militer akan memperkuat kapasitas serta profesionalisme angkatan bersenjata kedua negara. Selain itu, hubungan strategis Indonesia dan Thailand juga akan semakin erat.

Menurutnya, kolaborasi yang lebih kuat di sektor pertahanan akan berdampak positif bagi keamanan kawasan.

“Jika Thailand dan Indonesia bekerja sama dengan sangat erat, ini dapat berkontribusi pada ASEAN yang lebih kuat dan stabil,” ujar Prabowo.

Thailand Tawarkan 36 Kendaraan Lapis Baja Amfibi untuk Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, PM Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan kesiapan negaranya untuk memperluas kerja sama di sektor industri pertahanan. Salah satu bentuk kerja sama yang ditawarkan adalah penyediaan 36 kendaraan lapis baja amfibi beroda (AWAV) bagi Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Menurut Anutin, kendaraan tersebut saat ini telah digunakan secara aktif oleh Korps Marinir Kerajaan Thailand.

“Saya mengusulkan agar kita memperluas kerja sama di industri pertahanan. Thailand siap memasok 36 kendaraan lapis baja amfibi beroda (AWAV) untuk Korps Marinir Indonesia. Model ini saat ini aktif digunakan oleh Korps Marinir Kerajaan Thailand,” jelas Anutin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas peluang yang diberikan untuk menggunakan produk pertahanan buatan Thailand.

“Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk menggunakan produk kami di negara Indonesia,” katanya.

Selain industri pertahanan, Anutin mengatakan Thailand ingin memperluas kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan melalui latihan gabungan rutin, pertukaran informasi intelijen, hingga peningkatan kerja sama keamanan maritim bersama TNI.

Ia juga mengungkapkan kegembiraannya mengetahui Presiden Prabowo memiliki pengalaman berlatih bersama pasukan khusus Thailand saat masih bertugas di pasukan khusus Indonesia.

Anutin menambahkan, keberhasilan pertemuan komite tingkat tinggi Indonesia dan Thailand di Bangkok pada Februari 2026 menjadi modal penting untuk mempererat hubungan kedua negara di sektor pertahanan.

“Saya sangat senang mengetahui bahwa Bapak Presiden pernah berlatih bersama pasukan khusus Thailand saat Anda bertugas di pasukan khusus Indonesia. Saya juga gembira bahwa pertemuan komite tingkat tinggi antara dua negara telah berlangsung sukses di Bangkok Februari tahun ini,” pungkas Anutin.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *