PLN Minta Maaf atas Pemadaman Bergilir di Jawa, Gangguan Pasokan Batu Bara dan PLTU Jadi Penyebab

PLN menyebut kendala pasokan batu bara berkalori menengah dan gangguan teknis di dua PLTU milik swasta memengaruhi sistem kelistrikan Pulau Jawa.

Berita, Ekonomi51 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta – PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Perseroan mengungkapkan gangguan pasokan batu bara berkalori menengah serta masalah teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar menjadi penyebab terganggunya sistem kelistrikan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pihaknya memahami dampak yang dirasakan masyarakat akibat pemadaman tersebut.

“Pertama-tama kami atas nama PT PLN (Persero) ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini,” kata Darmawan dalam unggahan video di akun Instagram resmi @pln_id, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Darmawan, PLN mendapat dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) dalam upaya mengatasi persoalan pasokan batu bara.

PLN juga mempercepat proses penandatanganan kontrak dengan pemasok batu bara yang telah mendapat penugasan dari pemerintah. Langkah tersebut dilakukan bersama Ditjen Minerba untuk memastikan pasokan batu bara berkalori menengah atau medium range coal segera tersedia bagi pembangkit listrik.

“Saat ini proses penyaluran medium range coal mulai mengalir pada PLTU di seantero Pulau Jawa, baik PLTU milik PLN maupun milik mitra kami atau PLTU independent power producer,” ujar Darmawan.

Selain masalah pasokan bahan bakar, PLN juga menghadapi gangguan teknis pada dua PLTU besar yang dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan listrik swasta atau independent power producer (IPP). Gangguan tersebut menyebabkan kedua pembangkit terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Jawa.

“Dua pembangkit independent power producer mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa,” jelasnya.

Darmawan menegaskan seluruh tim PLN saat ini bekerja secara maksimal untuk mempercepat pemulihan sistem dan memastikan pasokan listrik kembali normal.

“Untuk itu sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya atas adanya gangguan yang mengakibatkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa. Kami bekerja all out siang dan malam agar semua gangguan ini bisa segera terselesaikan,” katanya.

PLN berharap pasokan batu bara yang mulai kembali mengalir dan penanganan gangguan pada pembangkit dapat mempercepat pemulihan sistem kelistrikan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.