
Ingetindonesia.com,Jakarta- Tenun khas Baduy tampil memukau di ajang Indonesia Fashion Chamber, Senayan City, Jakarta, berkat tangan kreatif desainer Yanti Adeni. Membawa tema “Enchanting Baduy”, Yanti menghadirkan sepuluh rancangan eksklusif yang memadukan kearifan lokal dengan sentuhan mode kontemporer.
Koleksi ini menampilkan ragam busana, dari setelan kerja praktis nan elegan hingga gaun malam glamor. Tenun Baduy dipadukan dengan material modern seperti tile, satin silk, lace, dan chiffon, dilengkapi detail bordir dan taburan payet yang dikerjakan manual. Hasilnya, busana tradisional Nusantara berubah menjadi karya yang mewah namun tetap sarat makna budaya.

“Saya berkesempatan langsung melihat proses menenun di Baduy dan memilih sendiri materialnya. Pengalaman itu luar biasa,” ungkap Yanti, yang didampingi istri budayawan Jawa Barat, Kang Dedy Syeh, selama kunjungannya.
Yanti juga menuturkan rasa terima kasih atas sambutan hangat masyarakat adat Baduy. “Itu menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus memperkaya proses kreatif saya,” ujarnya.
Lebih dari sekadar peragaan busana, “Enchanting Baduy” membawa pesan pelestarian warisan budaya. Yanti Adeni membuktikan bahwa kain tradisional dapat hadir dengan gaya modern yang relevan, sekaligus mengangkat martabat budaya Indonesia di panggung mode dunia.
















