Pengukuhan PBNU 2026-2031 Digelar 24 Oktober di Pesantren Al-Hamid

Berita501 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta – Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur. Sebelum pengukuhan, pengurus baru PBNU akan menggelar rapat koordinasi (rakor) perdana pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Wakil Ketua Umum PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, persiapan rangkaian kegiatan tersebut masih dimatangkan. Sementara itu, lokasi rakor perdana masih dalam pembahasan dan kemungkinan digelar di salah satu hotel di Jakarta.

banner 336x280

“Untuk pelantikan, nanti tempatnya di (Pesantren) Al-Hamid, di Cilangkap, di Jakarta Timur, di tempat Gus Lukman. Di sana nanti pelantikannya tanggal 24 pagi, hari Sabtu,” kata Gus Ipul di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (16/10/2026), dikutip dari laman NU.

Menurut Gus Ipul, rakor perdana menjadi momentum untuk menyelaraskan program kerja para pengurus dalam menjalankan amanat hasil Muktamar NU. Ia menyebut seluruh pengurus memiliki semangat yang sama untuk mendukung Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Terkait kemungkinan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam pengukuhan tersebut, Gus Ipul mengatakan belum ada keputusan resmi. Kepastian kehadiran presiden masih menunggu arahan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Sementara itu, Katib Aam PBNU Prof. Mohammad Nuh menjelaskan, rakor pada 23 Oktober akan diisi pemaparan program kerja dari masing-masing wakil ketua umum.

Para pengurus PBNU juga direncanakan mengenakan sarung selama rangkaian kegiatan. Menurut Mohammad Nuh, penggunaan sarung merupakan simbol identitas kesantrian sekaligus upaya menjaga dan merawat tradisi pesantren.

“Menunjukkan kesantrian. Bagian dari ngeman-ngeman atau ngopen-ngopen tradisilah,” ujar Mohammad Nuh.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *