Penempatan Rudal Balistik KHAN Ubah Arsitektur Penangkalan Indonesia di Asia Tenggara

Berita231 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com, Jakarta — Penempatan operasional sistem rudal balistik taktis KHAN oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dinilai menandai perubahan struktural penting dalam arsitektur penangkalan Indonesia, sekaligus membawa dampak strategis bagi kawasan Asia Tenggara.
Sejumlah media pertahanan negara tetangga menilai langkah ini menunjukkan pergeseran senyap Indonesia dari doktrin pertahanan yang semata defensif menuju penguatan kemampuan serangan presisi terkalibrasi. Kapabilitas tersebut dirancang untuk menjaga wilayah maritim dan pesisir yang berpotensi disengketakan, khususnya di tengah dinamika keamanan regional yang semakin kompleks.
Saat ini, rudal KHAN dilaporkan telah ditempatkan di Kalimantan Timur (Kaltim), berdekatan dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Penempatan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat pertahanan pulau-pulau besar Indonesia serta meningkatkan perlindungan wilayah perbatasan strategis.

Situs pertahanan Malaysia, Defence Security Asia, menyoroti bahwa Indonesia mulai “menyesuaikan” doktrin daya gempur jarak jauhnya di tengah meningkatnya tekanan strategis di Laut Cina Selatan serta jalur-jalur pendekatan maritim di sekitarnya.

banner 336x280

Media tersebut juga mengutip pernyataan Wakil Direktur Utama Roketsan, Murat Kurtulus, yang menekankan faktor geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kerentanan struktural yang tinggi.

Menurut Defence Security Asia, akuisisi rudal KHAN tidak semata didorong oleh prestise atau sinyal politik. Indonesia dinilai menyadari bahwa kredibilitas penangkalannya kini bergantung pada kemampuan mengancam area penyiapan lawan, simpul radar, serta pusat logistik musuh pada jarak yang melampaui jangkauan artileri konvensional.

“Jika dibaca secara kolektif, rangkaian pernyataan ini menunjukkan bahwa Indonesia sedang membangun lapisan penangkalan baru berbasis presisi jarak jauh yang mobile,” tulis media tersebut.

Di tengah Asia Tenggara yang memasuki era persaingan presisi jarak jauh, ruang udara yang semakin diperebutkan, serta siklus pengambilan keputusan militer yang kian singkat, masuknya sistem KHAN ke dalam struktur kekuatan Indonesia dinilai sebagai salah satu perkembangan pertahanan paling konsekuensial dalam beberapa dekade terakhir.

Spesifikasi dan Kemampuan Rudal KHAN

Rudal KHAN dikembangkan oleh perusahaan pertahanan Turki, Roketsan, sebagai varian ekspor dari rudal balistik taktis Bora.

Sistem ini menempati posisi doktrinal di antara artileri roket berpemandu dan rudal strategis, sehingga memberikan Indonesia kemampuan serangan darat presisi yang sebelumnya belum dimiliki.

Dirancang sesuai batasan Missile Technology Control Regime (MTCR), rudal KHAN memiliki jangkauan maksimum sekitar 280 kilometer. Jangkauan ini memungkinkan Indonesia memproyeksikan efek serangan presisi ke dalam zona sengketa, sembari tetap mematuhi kerangka nonproliferasi internasional.

Dengan bobot peluncuran sekitar 2.500 kilogram dan hulu ledak seberat 470 kilogram berdaya ledak tinggi, KHAN dioptimalkan untuk menetralisasi target keras seperti bunker komando, infrastruktur pangkalan udara, instalasi radar, simpul logistik, hingga baterai rudal garis depan.

Sistem pemandu ganda yang mengombinasikan navigasi inersial dengan koreksi satelit melalui GPS dan GLONASS memungkinkan tingkat akurasi tinggi, dengan circular error probable (CEP) dilaporkan di bawah 10 meter. Presisi ini secara signifikan mengubah perhitungan biaya dan manfaat dalam operasi serangan berbasis darat.

Menurut Defence Security Asia, tingkat akurasi tersebut memungkinkan Indonesia mencapai efek operasional yang selama ini identik dengan kekuatan udara, tanpa harus menanggung risiko politik, finansial, maupun kerentanan pesawat tempur dalam menembus wilayah udara yang diperebutkan.

Selain itu, rudal KHAN dapat dipasang pada peluncur beroda 8×8 yang sangat mobile dan mudah dipindahkan. Sistem ini mendukung taktik shoot-and-scoot, yakni menembak lalu segera berpindah lokasi, sehingga menyulitkan upaya pelacakan, pengintaian, dan serangan balasan dari pihak lawan di medan Indonesia yang kompleks.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *