Pemerintah Beri Bantuan Rp 8 Juta untuk Keluarga Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera

Berita363 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta – Pemerintah memastikan setiap kepala keluarga yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatera akan menerima bantuan minimal sebesar Rp 8 juta. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bagian dari upaya penanganan dan pemulihan pascabencana.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya mengatakan, bantuan itu diberikan kepada keluarga terdampak maupun yang harus mengungsi akibat bencana hidrometeorologi. Pernyataan tersebut disampaikan usai menerima Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).

“Setiap kepala keluarga yang terdampak atau mengungsi akan mendapat minimal Rp 8 juta, dengan rincian untuk isian rumah sebesar Rp 3 juta dan untuk pemulihan ekonomi Rp 5 juta,” ujar Teddy, dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Rabu (24/12/2025).

Teddy menjelaskan, bantuan tunai tersebut diberikan di luar bantuan lain yang telah disiapkan pemerintah. Bantuan tambahan itu meliputi beras 10 kilogram per bulan, uang lauk pauk sebesar Rp 300.000 hingga Rp 450.000 per bulan, pembangunan hunian sementara dan hunian tetap, serta uang tunggu hunian sebesar Rp 600.000.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia dan korban luka akibat bencana. “Untuk korban jiwa Rp 15 juta. Untuk korban luka berat Rp 5 juta,” kata Teddy.

Ia menegaskan, seluruh dana bantuan dan santunan akan langsung disalurkan oleh Kementerian Sosial berdasarkan data dan persetujuan dari masing-masing bupati atau wali kota di daerah terdampak.

Dalam pertemuan tersebut, Teddy dan Menteri Sosial juga membahas penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) menjelang akhir 2025. Teddy meminta agar penyaluran BLT dilakukan secara tepat sasaran dan tepat waktu.

“BLT reguler setiap bulannya Rp 200.000 dan BLT tambahan selama tiga bulan dengan total Rp 900.000 untuk 35 juta kepala keluarga atau sekitar 120 juta jiwa,” ujar Teddy.

Pemerintah berharap berbagai skema bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak bencana di Sumatera.