Menko Pangan Tutup Sementara SPPG Bermasalah, Imbas Kasus Keracunan MBG

Berita574 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta— Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terindikasi bermasalah dalam pengelolaan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas rentetan kasus keracunan penerima manfaat MBG di sejumlah daerah.

 

banner 336x280

“SPPG yang bermasalah ditutup untuk sementara dilakukan evaluasi dan investigasi,” ujar Zulkifli Hasan dalam Konferensi Pers Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Program MBG di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Minggu (28/9).

 

Menurut Zulhas, evaluasi menyeluruh akan dilakukan, meliputi aspek kedisiplinan, kualitas, dan kemampuan juru masak. Tak hanya SPPG yang terdampak kasus, seluruh unit di Indonesia juga akan ditinjau kembali. “(Evaluasi) tidak hanya di tempat yang terjadi, tetapi di seluruh SPPG,” tegasnya.

 

Selain itu, Zulhas mewajibkan setiap SPPG melakukan sterilisasi peralatan makan serta memperketat sanitasi dapur, termasuk kualitas air dan alur pengelolaan limbah. “Semua dievaluasi dan diinvestigasi,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk meminta penjelasan terkait insiden keracunan tersebut. Dalam laporannya, Dadan menyebut hingga saat ini terdapat 9.615 SPPG yang telah melayani sekitar 31 juta penerima manfaat.

 

Dadan juga melaporkan bahwa sepanjang 6 Januari–31 Juli 2025, terdapat 2.391 SPPG dengan 24 kasus KLB. Sementara pada periode 1 Agustus–27 September 2025, jumlah SPPG bertambah 7.244 unit dengan 47 kasus KLB.

 

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *