Mendikdasmen Tekankan 3M sebagai Kunci Peningkatan Mutu Pendidikan di Hardiknas 2026

Berita, Edukasi814 Views

Ingetindonesia.com,JAKARTA — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan di Indonesia memerlukan fondasi kuat yang berkelanjutan. Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, ia memperkenalkan konsep 3M sebagai kunci utama keberhasilan kebijakan pendidikan.

Menurut Mu’ti, berbagai program peningkatan kualitas pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa tiga elemen penting, yakni mindset (pola pikir) yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.

“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M: mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus,” ujar Mu’ti dalam tayangan pidatonya, Sabtu (2/5/2026).

Ia menekankan, tanpa ketiga aspek tersebut, berbagai kebijakan pendidikan hanya akan berhenti sebagai formalitas semata, yang sekadar diukur melalui capaian angka-angka kuantitatif tanpa dampak nyata.

Lebih lanjut, Mu’ti menjelaskan bahwa pendidikan memiliki makna yang lebih luas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003. Pendidikan, kata dia, bukan hanya proses transfer ilmu, tetapi juga upaya mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun karakter dan peradaban.

Ia menyebut pendidikan sebagai proses menumbuhkan potensi manusia agar menjadi individu yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, sehat, serta memiliki tanggung jawab sosial dan nilai demokratis.

Mu’ti juga mengaitkan arah kebijakan pendidikan dengan visi nasional yang tertuang dalam program pemerintahan Prabowo Subianto. Dalam kerangka tersebut, pendidikan dipandang sebagai upaya strategis untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan tangguh.

“Pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun SDM Indonesia yang kuat agar mampu menjadikan Indonesia sebagai negara maju, makmur, dan bermartabat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mu’ti turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai mitra, baik dari dalam maupun luar negeri, yang telah berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ia menambahkan, dalam kurun waktu 18 bulan terakhir, pihaknya telah meletakkan fondasi pendidikan bermutu melalui sejumlah regulasi dan penguatan ekosistem pendidikan yang melibatkan empat pusat utama, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap transformasi pendidikan di Indonesia tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menciptakan perubahan nyata dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.