Kemenag Gelar Doa dan Dzikir Kebangsaan di Monas, Targetkan 100 Ribu Peserta Sambut HUT Ke-81 RI

Berita61 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Doa dan Dzikir Kebangsaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, mengatakan kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia sekaligus ikhtiar memohon perlindungan Tuhan agar bangsa Indonesia terus mampu melangkah bersama dalam mengisi kemerdekaan.

banner 336x280

“Doa dan dzikir kebangsaan ini sebagai rasa syukur kita, sekaligus memohon perlindungan untuk terus melangkah bersama mengisi kemerdekaan ini,” ujar Kamaruddin Amin saat dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut akan diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, santri, mahasiswa, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, hingga aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga.

Kemenag memperkirakan sekitar 100 ribu peserta akan memadati Lapangan Monas untuk mengikuti doa dan dzikir kebangsaan. Acara juga akan diisi dengan doa lintas agama serta penampilan paduan suara sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

“Kami berharap kegiatan ini juga dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia dari rumah masing-masing,” kata Kamaruddin.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia, Abu Rokhmad, menegaskan seluruh rangkaian acara dirancang untuk mencerminkan wajah Indonesia yang rukun di tengah keberagaman agama, budaya, dan tradisi.

“Momentum ini menghadirkan wajah Indonesia yang sesungguhnya. Berbeda keyakinan dan tradisi, tetapi dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada bangsa dan negara,” ujar Abu Rokhmad.

Ia menambahkan, doa tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga harus menjadi energi yang mendorong masyarakat untuk menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Kementerian Agama berharap Doa dan Dzikir Kebangsaan dapat menjadi ruang perjumpaan seluruh elemen bangsa sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Doa harus menumbuhkan harapan dan harapan harus diwujudkan melalui tindakan. Dari menjaga persaudaraan, membantu sesama, hingga menjalankan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya,” pungkas Abu Rokhmad.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *