
Ingetindonesia.com,Jakarta- Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto menyerukan pentingnya kembali kepada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang asli sebagai upaya memperkuat fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, berbagai persoalan hukum, sosial, ekonomi, dan politik yang tengah dihadapi Indonesia membutuhkan solusi yang bersandar pada nilai-nilai luhur pendiri bangsa.
Dalam keterangannya di Jakarta, Tyasno menilai bahwa UUD 1945 yang asli lebih mencerminkan semangat kolektivitas, kedaulatan rakyat, dan nilai-nilai demokrasi Indonesia yang sejati. Ia menilai amandemen-amandemen konstitusi selama ini justru telah mengaburkan jati diri bangsa.

“Kembali ke UUD 1945 yang asli bukan berarti mundur, melainkan kembali ke akar jati diri bangsa Indonesia. Ini adalah upaya merestorasi semangat kebangsaan yang otentik dan menjawab tantangan zaman yang sesuai dengan nilai ke-Indonesiaan,” ujarnya.
Selain menekankan pentingnya restorasi konstitusi, Tyasno juga menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam implementasi program strategis Asta Cita, delapan agenda besar yang digagas untuk membawa Indonesia menjadi negara yang maju, adil, makmur, dan berdaulat.
“Kami para purnawirawan TNI mendukung Asta Cita dan siap menjadi bagian dari gerakan perubahan untuk Indonesia yang lebih bermartabat. Asta Cita adalah peta jalan partisipatif yang menunjukkan keberpihakan negara pada rakyat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Asta Cita merupakan strategi pembangunan nasional yang mencerminkan visi besar Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, program ini memiliki kekuatan sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.
“Dukungan kami terhadap Asta Cita bukan sekadar simbolik, melainkan komitmen nyata untuk ikut membumikan dan menjalankan konsep tersebut. Kami siap berada di barisan terdepan untuk mewujudkannya,” tutup Tyasno.
Seruan Tyasno ini menandai peran aktif kalangan purnawirawan TNI dalam mengawal arah pembangunan nasional dan memperkuat nilai-nilai dasar kebangsaan di era pemerintahan baru.












