Ingetindonesia.com,SIDOARJO – Jumlah korban meninggal dunia akibat kejadian ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo kembali bertambah. Tim gabungan Search and Rescue (SAR) berhasil menemukan kembali jenazah di balik pendingin, menjadikan total korban tewas kini mencapai 9 orang .
Berdasarkan data yang dirilis, tim SAR gabungan menemukan empat korban lagi dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini menambah daftar korban terbunuh menjadi sembilan orang sejak hari pertama kejadian. Jenazah-jenazah tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Proses evakuasi terus dilakukan dengan mengerahkan alat berat untuk membersihkan bangunan. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyampaikan bahwa petugas masih fokus membersihkan sisa satu lantai yang tersisa, dan tidak menutup kemungkinan masih akan ditemukan korban lainnya.
Data terkini yang dirilis juga menunjukkan bahwa selain sembilan korban meninggal, masih ada 14 orang yang dirawat di rumah sakit, 89 orang telah pulang, dan sebanyak 54 orang masih dalam pencarian berdasarkan daftar absensi santri yang dirilis pihak pondok pesantren.
identifikasi korban meninggal sejauh ini mencakup:
- Maulana Ibrahimific (15)
- Mashudul Haq (14)
- Muhammad Sholeh (22)
- Rafi Catur Okta Mulya (17)
- Mochammad Agus Ubaidillah (14)
Sementara itu, empat jenazah yang baru ditemukan masih berstatus Mr. X dan tengah diidentifikasi. Pihaknya memastikan bahwa informasi perkembangan komunikasi akan terus diperbarui secara berkala.
“Tim pencarian dan pertolongan (search and rescue/SAR) gabungan kembali menemukan empat korban dalam kondisi meninggal dunia. Keempat jenazah itu segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk identifikasi dan penanganan lebih lanjut,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Jumat (3/10/2025).












