Indonesia Menuju Swasembada 8 Komoditi Pangan pada Juni 2026

Daerah, Nasional413 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta – Program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Setelah berhasil mencapai swasembada beras pada akhir tahun 2025, pemerintah kini menargetkan delapan komoditas strategi pangan berada dalam kondisi swasembada pada Juni 2026.

Proyeksi tersebut mengacu pada neraca pangan yang dirilis Badan Pangan Nasional (Bapanas). Data hingga pertengahan 2026 menunjukkan ketersediaan pangan nasional secara umum melebihi kebutuhan konsumsi, sehingga menghasilkan surplus di berbagai komoditas utama.

banner 336x280

Untuk beras, ketersediaan diperkirakan mencapai 31,3 juta ton, jauh di atas kebutuhan sebesar 15,4 juta ton. Surplus sekitar 15,8 juta ton ini memperkuat posisi beras sebagai komoditas yang telah lebih dulu swasembada sejak tahun 2025.

Komoditi lain juga mencatatkan tren positif. Jagung diproyeksikan memiliki ketersediaan 13,2 juta ton dengan kebutuhan 8,4 juta ton, menghasilkan surplus 4,7 juta ton. Gula konsumsi mencatat ketersediaan 2,2 juta ton, melampaui kebutuhan 1,4 juta ton atau surplus sekitar 797 ribu ton.

Di sektor hortikultura, cabai besar diperkirakan surplus 87 ribu ton dari total ketersediaan 551 ribu ton, sedangkan cabai rawit mengalami kelebihan pasokan sekitar 61 ribu ton. Bawang merah juga mencatat surplus sekitar 53 ribu ton, dengan sebagian produksi diarahkan untuk ekspor.

Kinerja positif juga terlihat pada sektor protein hewani. Produksi daging ayam mencapai 2,9 juta ton, melebihi kebutuhan 2 juta ton atau surplus sekitar 950 ribu ton. Sementara itu, telur ayam mencatat surplus 517 ribu ton dari total ketersediaan 3,7 juta ton, yang sebagian juga telah menembus pasar ekspor.

Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan pencapaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Artinya upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan rakyat seperti yang disampaikan Presiden, ini sudah terlihat nyata datanya,” ujarnya, Senin (20/4).

Meski demikian, pemerintah masih terus mendorong swasembada pada komoditas lain yang pasokannya belum sepenuhnya berasal dari dalam negeri, seperti bawang putih, kedelai, serta daging sapi dan kerbau.

Dengan tren surplus yang semakin luas, Indonesia dinilai semakin mendekati target kemandirian pangan secara menyeluruh, sekaligus memperkuat stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *