Ingetindonesia.com,Jakarta — Pemerintah Indonesia mengirimkan 800 ton bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza yang terdampak konflik berkepanjangan. Bantuan ini rencananya akan dikirim melalui jalur udara dan diterjunkan langsung ke wilayah Gaza yang sulit dijangkau.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjelaskan, pengiriman bantuan dilakukan karena akses darat dan laut ke Gaza sangat terbatas akibat situasi keamanan. Metode airdrop dipilih agar bantuan dapat segera diterima oleh warga yang membutuhkan.
Bantuan yang dikirim meliputi bahan makanan, obat-obatan, peralatan medis, tenda, serta kebutuhan pokok lainnya. Prabowo menegaskan bahwa misi ini merupakan bentuk solidaritas rakyat Indonesia terhadap perjuangan kemanusiaan di Palestina.
“Indonesia selalu konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan membantu meringankan penderitaan rakyat Gaza,” ujarnya.
Pengiriman bantuan ini melibatkan kerja sama antara Kementerian Pertahanan, TNI, Kementerian Luar Negeri, BNPB, serta lembaga kemanusiaan. Rencananya, pesawat pengangkut akan berangkat dalam waktu dekat setelah seluruh logistik siap dimuat.


















