
Ingetindonesia.com,Sorong – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memperingati Hari Kartini dengan cara berbeda di Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (21/4/2026). Dalam suasana hangat, Gibran mengajak ratusan mama Papua berbelanja bersama sebagai bentuk perhatian terhadap peran perempuan dalam menopang keluarga.
Kegiatan yang berlangsung di SAGA Supermarket & Department Store ini diikuti oleh sekitar 100 ibu, mayoritas merupakan janda. Mereka masing-masing menerima voucher belanja senilai Rp500.000 yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari bahan pokok hingga keperluan anak.

Dalam keterangan tertulis Sekretariat Wakil Presiden, Rabu (22/4/2026), kegiatan ini disebut sebagai wujud kedekatan pemerintah dengan perempuan yang terus berjuang dalam kehidupan keluarga.
Sejak kedatangan Wapres, suasana di lokasi terlihat penuh kehangatan. Para mama Papua tampak antusias menyapa dan berinteraksi langsung dengan Gibran sambil berbelanja kebutuhan mereka.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Papua Barat Daya, Anie Nauw, menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kepedulian nyata dari pemerintah.
“Momentum ini luar biasa bagi kami. Di Hari Kartini, mama-mama Papua bisa bertemu langsung dengan Wakil Presiden dan merasakan perhatian nyata melalui kegiatan sederhana seperti belanja bersama,” ujar Anie.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan dukungan terhadap perempuan, khususnya di wilayah Papua.
“Kami berharap ke depan tidak ada lagi ketimpangan. Perempuan Papua harus terus didorong untuk berdaya, berkarya, dan berdampak,” tambahnya.
Salah satu penerima manfaat, Joice Merauga (46), mengaku bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya.
“Ini sangat membantu kami. Saya bisa beli kebutuhan anak-anak, seperti pampers, gula, telur, dan lainnya. Terima kasih untuk Bapak Gibran,” ungkapnya.
Ia berharap perhatian serupa dapat terus berlanjut ke depannya. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat makna Hari Kartini sebagai simbol perjuangan perempuan, tetapi juga menghadirkan dukungan nyata agar perempuan tetap berdaya dan mampu memenuhi kebutuhan keluarganya.










