Gibran: Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Semester II 2025 Segera Cair, Dorong Ekonomi Rakyat

Berita, Ekonomi901 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta-Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memastikan bahwa anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk semester II tahun 2025 akan segera dicairkan oleh pemerintah pusat. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Peresmian Kantor Pusat Mitra Senkom Polri Jakarta Timur, Kamis (17/7).

“Nanti di semester II ini dari program MPB akan terus disuntik untuk anggarannya, dan InsyaAllah nanti di akhir tahun bisa lebih merata,” ujar Gibran dalam sambutannya.

banner 336x280

Program MBG merupakan bagian dari inisiatif strategis pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan, peningkatan gizi anak sekolah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pangan dan usaha mikro.

Dorong Lapangan Kerja dan Keterlibatan Petani Lokal

Wapres Gibran menekankan bahwa manfaat program MBG tidak hanya dari sisi gizi siswa, tetapi juga memiliki dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Salah satunya adalah penyerapan tenaga kerja lokal melalui pendirian dapur-dapur MBG di berbagai daerah.

“Jadi ada puluhan orang yang bekerja di dapur MBG. Pesan saya, libatkan petani lokal,” tegasnya.

Dengan melibatkan petani dan pelaku usaha pangan lokal sebagai penyedia bahan makanan, program ini diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi desa, mengurangi ketergantungan pada distribusi besar, serta mendukung keberlanjutan pertanian lokal.

Target Perluasan Program MBG di 2026

Lebih lanjut, Gibran menyatakan bahwa pada tahun 2026, program MBG akan diperluas secara masif. Pemerintah menyiapkan strategi untuk memperluas cakupan program hingga ke pelosok, sekaligus meningkatkan standar penyediaan makanan bergizi agar berdampak nyata terhadap kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak Indonesia.

“Di tahun 2026 nanti akan lebih dimasifkan lagi, jadi saya kira peran Senkom akan sangat penting sekali di sini,” tambahnya.

Dampak Ekonomi Program MBG

Program MBG bukan hanya kebijakan sosial, tetapi juga memiliki dimensi ekonomi makro. Dengan pengucuran anggaran besar ke sektor konsumsi rumah tangga dan bahan pangan, program ini diproyeksikan mendorong permintaan domestik, menggerakkan ekonomi lokal, serta menciptakan ribuan lapangan kerja baru.

Jika dikelola dengan baik dan transparan, MBG dapat menjadi contoh nyata bagaimana kebijakan fiskal dapat sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.

Dengan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung program ini, MBG diharapkan menjadi salah satu motor pemulihan ekonomi nasional yang menyentuh langsung lapisan masyarakat terbawah.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *