Ingetindonesia.com,Tanggerang – Anggalang by Omar menggelar Funtastic Christmas Fashion Show di Tangcity Mall. Tidak sekadar menjadi ajang peragaan busana, gelaran ini membuka ruang inklusif yang mempertemukan anak-anak dari berbagai latar belakang, termasuk anak berkebutuhan khusus, dalam satu panggung penuh toleransi dan ekspresi diri.
Berbeda dari gelaran fashion kebanyakan, acara ini tidak dikemas sebagai kompetisi. Anggalang by Omar memilih meniadakan sistem penjurian demi menghindarkan anak-anak dari tekanan kompetitif serta menciptakan ruang aman bagi mereka untuk menikmati proses kreatif tanpa beban.
“Tidak semua anak di Anggalang satu agama, tapi lewat acara ini kami mengajarkan toleransi. Natal itu mungkin bukan hari raya semua orang, tapi semua bisa saling menghargai. Yang berhijab tetap berkebaya, karena fondasinya budaya Indonesia—budaya yang memang beragam,” ujar Omar, pendiri Anggalang by Omar.
Mengambil lokasi di pusat perbelanjaan, ajang ini sekaligus menunjukkan bagaimana pesan inklusivitas dapat hadir di ruang publik dan dilihat langsung oleh masyarakat. “Indah kok berbeda itu. Justru perbedaan membuat kita tambah kaya, tambah keren, tambah cantik. Senangnya melihat anak-anak tampil damai—sesuai dengan makna Natal,” tambah Omar.
Untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan mental peserta, terutama anak-anak yang sensitif terhadap kompetisi, Anggalang memfokuskan kegiatan pada pengalaman tampil. Setiap peserta diberi kesempatan berjalan di runway tanpa tekanan untuk menjadi yang terbaik.
“Sekarang anak-anak ini cenderung lebih senang show. Kalau lomba ada risiko mentalnya terluka. Jadi kita bikin runway saja, baju kita siapkan, mereka tinggal tampil. Mereka bebas menikmati prosesnya,” jelasnya.
Tidak hanya modeling, anak-anak juga diberi kesempatan menjajal peran lain seperti MC, host, penyanyi hingga fotografer. Dengan ruang eksplorasi yang luas ini, potensi mereka dapat tergali di berbagai lini ekspresi.
“Kita lihat, mungkin ada yang unggul bukan di modeling, tapi di hosting, bernyanyi. Kita ingin menggali semua aspek kemampuan mereka,” ujar Omar.
Busana yang dikenakan peserta merupakan hasil kolaborasi Anggalang by Omar dengan Bunda Arsita, memadukan kekayaan budaya Indonesia dengan nuansa Natal penuh sukacita. Panggung tidak hanya menampilkan keragaman desain, tetapi juga menghidupkan nilai damai dan cinta budaya.
Lebih dari sekadar peragaan busana, Funtastic Christmas Fashion Show menjadi pengalaman belajar bagi para peserta tentang menghormati sesama, menerima perbedaan, dan merayakan keberagaman sebagai kekuatan.
Acara ini juga menjadi momentum peresmian Ratu Putri Kebaya of Ratu Putri Kebaya, dengan ketua Chelliszya Christabelle Halim, yang menandai langkah lanjutan dalam menyediakan ruang berkarya bagi generasi muda, terutama dalam pelestarian budaya Indonesia.
