Pemprov DKI Pastikan Data Pajak dan Aset Daerah Aman dari Kebakaran Gedung Bapenda

Berita1291 Views

Ingetindonesia.com,JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan data perpajakan dan aset daerah tetap aman setelah kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8) malam.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan keamanan data terjamin karena seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi dan memiliki sistem pencadangan di server serta pusat data yang berada di lokasi terpisah.

“Data perpajakan DKI Jakarta dinyatakan aman karena seluruh data telah terdigitalisasi serta memiliki sistem pencadangan pada server dan pusat data di lokasi terpisah, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu,” kata Bayu di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Hal yang sama berlaku terhadap data aset daerah yang dikelola Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD). Menurut Bayu, server dan pusat data BPAD tidak berada di Gedung Bapenda di Jalan Abdul Muis sehingga tidak terjadi kebakaran.

Gedung Bapenda Telah Diasuransikan

Pemprov DKI Jakarta juga memastikan Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta telah diasuransikan.

Gedung tersebut selama ini digunakan sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) dari sejumlah perangkat daerah. Selain Bapenda, terdapat pegawai BPAD, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan, Bank Jakarta, dan Dekranasda yang berkantor di lokasi tersebut.

Untuk memastikan kegiatan pemerintahan tetap berjalan, Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan skema kerja sementara bagi para pegawai terdampak.

Skema tersebut antara lain bekerja dari rumah atau work from home (WFH) secara bergantian, berkantor di kantor suku dinas wilayah kota, maupun menggunakan gedung milik Pemprov DKI Jakarta lainnya.

Bencana terjadi pada Jumat malam

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta terjadi pada Jumat (7/8) sekitar pukul 21.40 WIB.

Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 40 unit kendaraan pemadam kebakaran dan sekitar 200 personel untuk menangani kebakaran tersebut.

Tim penyelamat juga berhasil mengevakuasi seorang pekerja yang berada di lantai 15 gedung dalam kondisi.

Tidak ada jiwa korban dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyiagakan 125 personel untuk mengamankan wilayah sekitar gedung. Kodim 0501/Jakarta Pusat juga mengerahkan 50 personel untuk membantu pengamanan lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang diketahui Gulkarmat DKI Jakarta, titik awal kebakaran berasal dari lantai 11 gedung.

Penyebab Kebakaran Masih Diinvestigasi

Pemprov DKI Jakarta masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk menginvestigasi penyebab kebakaran.

Bayu mengatakan seluruh langkah penanganan diarahkan agar pelayanan publik, khususnya layanan perpajakan, tetap dapat berjalan dan tidak mengalami gangguan akibat peristiwa tersebut.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah fenomena kemarau panjang yang terkait dengan El Nino.

Masyarakat juga diminta memeriksa kembali kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring fenomena kemarau panjang akibat El Nino, serta memeriksa kembali instalasi listrik di perumahan masing-masing,” ujar Bayu.