Chelliszya Christabelle Halim, Ratu Kebaya 2024 yang Siap Menginspirasi Anak Muda Lewat Budaya, Akademik, dan Literasi Keuangan

banner 468x60

Ingetindonesia.com, Jakarta — Dari seorang siswi yang dikenal sangat fokus pada dunia akademik, Chelliszya Christabelle Halim akhirnya menemukan jalan baru yang mengubah cara pandangnya terhadap pengembangan diri.

Langkah kecil mengikuti holiday program selama satu minggu demi mencoba pengalaman baru menjadi pintu masuk bagi dirinya untuk mengenal dunia modeling. Sejak saat itu, Chellis  sapaan akrabnya—menyadari modeling tidak hanya berbicara soal panggung , tetapi juga tentang pembawaan diri, kepercayaan diri, dan cara bersikap elegan dalam kehidupan sehari-hari.

banner 336x280

Minatnya pada modeling muncul tidak terduga, sebuah pengalaman yang ia sebut sebagai unexpected but meaningful. Sejak SMP kelas 1, Chellis mulai menekuni kelas modeling hingga akhirnya terjun lebih dalam ke dunia pageant.

“Melalui pageant, saya belajar banyak hal yang tidak berhenti pada penampilan luar. Ada public speaking, talent show, dan pembentukan karakter. Tiga ‘B’ — beauty, brain, behavior — menjadi pondasi yang membuat saya berkembang menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan berdaya,” ujarnya.

Perjalanan panjang itu berbuah prestasi. Chellis meraih gelar Winner Ratu Kebaya 2024, Best Catwalk Ratu Kebaya 2024, serta Best Catwalk Puteri Remaja Jakarta 2024. Namun baginya, gelar Ratu Kebaya 2024 adalah yang paling bermakna karena memberi kesempatan untuk mengangkat identitas budaya Indonesia di usia yang masih sangat muda.

Berprestasi di Akademik

Tak hanya di panggung, Chellis juga membuktikan kemampuannya di bidang akademik. Ia berhasil meraih medali emas olimpiade matematika 2023 dan 2025, bronze American Math Olympiad 2023, gold Singapore Math Challenge 2025, serta penghargaan Honorable Mention Model United Nations 2025. Ia juga menyabet juara dua Kiwi Challenge 2024, kompetisi business plan bertaraf internasional.

Menariknya, matematika bukanlah cinta pertamanya sejak kecil. “Dulu saya tidak begitu suka matematika. Tapi ketika bertumbuh, saya belajar banyak hal membutuhkan matematika,” tuturnya.

Chellis kemudian melihat matematika bukan sekadar rumus, melainkan alat berpikir dan dasar untuk banyak keputusan dalam hidup.
“Profesi apa pun, dari dokter sampai chef, butuh matematika. Terutama bila bicara soal keuangan dan pengambilan keputusan yang tepat.”

Keseriusan itu membuatnya terus mengikuti olimpiade internasional yang memberi gambaran tentang potensi dirinya. Pengalaman-pengalaman tersebut memperkuat karakter Chellis sebagai representasi perempuan muda yang cerdas, disiplin, dan mampu bersaing di banyak bidang.

Rencana Masa Depan

Saat ini Chellis bersekolah di Beacon Academy dan tengah mempersiapkan masa depan yang ingin ia bangun melalui dunia finansial. Ia menargetkan jurusan financial di luar negeri, dengan Inggris atau Australia sebagai pilihan utama. London School of Economics menjadi salah satu kampus impiannya.

“Saya ingin anak muda Indonesia punya literasi keuangan yang lebih tinggi. Banyak yang belum terbiasa menabung atau mengatur keuangan. Harapan saya adalah mendorong anak-anak muda menjadi financially literate dan mandiri secara finansial,” katanya.

Untuk dunia pageant, Chellis masih memiliki ketertarikan besar, namun dengan orientasi yang berbeda di masa depan. Ia ingin menjadikan pageant sebagai platform yang lebih berdampak bagi masyarakat, termasuk pemberdayaan anak-anak berkebutuhan khusus agar memiliki ruang untuk tampil percaya diri dan menunjukkan bakat terbaik mereka.

Amanah Baru di Organisasi Ratu Putri Kebaya

Belum lama ini, Chellis didapuk menjadi ketua organisasi Ratu Putri Kebaya dalam acara Funtastic Christmas Fashion Show oleh Anggalang by Omar di Tangcity Mall. Ia memberikan apresiasi pada Omar yang konsisten membuka ruang bagi generasi muda dan individu berkebutuhan khusus untuk berkembang melalui fashion dan kegiatan berbasis talenta.

“Omar membimbing bukan hanya anak muda seperti saya, tapi juga anak-anak istimewa agar bisa menunjukkan potensi mereka,” ujar Chellis.

Lewat kolaborasi tersebut, ia mendapat kesempatan tampil dalam berbagai kegiatan, termasuk fashion show di gedung DPR dan acara Women Empowerment bersama IWAPI. Baginya, Omar bukan sekadar mentor, tetapi figur yang membuka jalan bagi generasi muda untuk membuktikan diri ketika diberikan ruang dan kesempatan yang setara.

Chellis percaya, keberanian untuk memulai adalah langkah pertama menuju potensi terbaik diri.
“Menjadi diri sendiri dan tidak takut mencoba hal baru adalah kunci. Hal yang tampak asing bisa jadi bidang yang cocok untuk kita,” katanya.

Kutipan berbahasa Inggris yang selalu ia pegang menjadi penutup pesan pentingnya:
“You don’t have to be great to start, but you have to start to be great.”

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *