Ingetindonesia.com,Cirebon – Warga di sekitar Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dikejutkan oleh fenomena langit yang tidak biasa pada Senin (22/6/2026) sore. Sebuah objek bercahaya terlihat melintas cepat, diikuti oleh suara dentuman keras yang menggelegar, memicu berbagai spekulasi di kalangan masyarakat.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Beberapa warga yang menyaksikan menggambarkan objek tersebut sebagai bola api yang bergerak dari selatan ke utara.
“Saya lihat ada benda seperti meteor, ekornya panjang sekali, warnanya putih kehijauan. Terbangnya cepat sekali, lalu menghilang,” ujar Aan, seorang saksi mata yang diwawancarai, seperti dikutip dari DetikJateng.
Tak lama setelah penampakan bola api, sebuah dentuman keras terdengar mengguncang kawasan tersebut. Suara tersebut begitu kencang hingga membuat kaca jendela beberapa rumah bergetar.
“Tadi sore sekitar jam setengah empat, terdengar suara ledakan sangat keras. Saya kira ada pesawat jatuh atau apa. Sempat panik juga,” tutur Sari, warga setempat lainnya.
Merespons laporan-laporan yang beredar, pihak berwenang pun angkat bicara. Kepala Stasiun Geofisika Klas I BMKG Kota Tangerang, Evi Suryani, membenarkan adanya laporan fenomena tersebut.
“Kami sudah menerima laporan dari warga mengenai adanya bola api dan dentuman di wilayah Cirebon. Berdasarkan analisis sementara, kejadian ini diduga kuat terkait dengan meteoroid yang memasuki atmosfer Bumi,” jelas Evi.
Evi melanjutkan penjelasannya, “Ketika objek luar angkasa berukuran cukup besar memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi, ia akan mengalami gesekan yang sangat kuat dan terbakar. Peristiwa inilah yang terlihat sebagai bola api atau fireball. Suara dentuman yang terdengar kemungkinan adalah sonic boom yang dihasilkan dari objek yang melampaui kecepatan suara, atau dari pecahannya di atmosfer.”
Hingga berita ini diturunkan, tim dari BMKG dan pihak berwajib setempat masih melakukan pemantauan lebih lanjut untuk memastikan karakteristik objek tersebut dan apakah ada material yang berhasil mencapai permukaan tanah.
Fenomena alam seperti ini, meskipun terlihat dramatis, merupakan kejadian yang wajar. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.












