Anwar Sanusi Desak Pimpinan Majelis PPP Segera Gelar Pertemuan Bahas Kepemimpinan Mardiono

Berita699 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta– Tokoh senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dr. H. Anwar Sanusi, SH, S.Pel, MM, kembali bersuara lantang soal kondisi internal partai berlambang Ka’bah.

 

banner 336x280

Ia meminta empat ketua majelis di lingkungan DPP PPP segera duduk bersama membahas kepemimpinan Pelaksana Tugas Ketua Umum H. M. Mardiono yang dinilai kian menyimpang dari Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

 

Keempat pimpinan yang dimaksud adalah:

 

Ketua Majelis Kehormatan Drs. KH. Zarkasih Nur

 

Ketua Majelis Pakar Prof. Dr. H. Priyono Tjipto Heryanto

 

Ketua Majelis Syariah KH. Mustofa Aqiel Siroj, MA

 

Ketua Majelis Pertimbangan Dr. H. Romahurmuziy, ST, MT

 

 

Menurut Anwar Sanusi, forum antarmajelis itu diharapkan mampu memulihkan harmonisasi internal PPP yang, kata dia.

 

“Terlihat carut-marut di bawah Mardiono. Saya mendengar Pak Mardiono banyak melakukan blunder dan pelanggaran konstitusi partai, termasuk memberhentikan sejumlah pengurus wilayah yang diproyeksi tidak mendukung beliau di muktamar mendatang,” ujar Anwar.

Ia juga menuding Mardiono membatalkan hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Musyawarah Cabang (Muscab) yang tidak memenangkan kubunya. “Lebih penting lagi, beliau gagal membawa partai menembus parliamentary threshold 4 persen pada Pemilu 2024 sehingga 12 caleg DPR RI PPP harus gigit jari,” tambahnya.

 

Anwar mengungkapkan dirinya telah mengundurkan diri secara de facto dari posisi Wakil Ketua Majelis Pakar PPP pada 30 Mei 2023 karena berbeda pandangan dengan DPP di bawah Mardiono. “Saya kader sejak 1982, rasanya penting bagi saya menyuarakan keprihatinan,” ucapnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, jajaran DPP PPP maupun pihak Mardiono belum memberikan keterangan resmi terkait kritik Anwar Sanusi. Beberapa pengurus yang dihubungi menyatakan masih akan mengkaji poin-poin tudingan tersebut sebelum merespons secara terbuka.

Desakan Anwar kian menambah dinamika menjelang muktamar PPP yang dijadwalkan digelar akhir tahun ini. Isu suksesi kepemimpinan—serta bagaimana partai memperbaiki performa elektoral pascakegagalan menembus ambang parlemen—diprediksi bakal menjadi agenda utama forum tertinggi partai tersebut.

 

Pengamat menilai, jika forum pimpinan majelis benar-benar terselenggara dan menghasilkan rekomendasi tegas, tekanan terhadap Mardiono untuk melakukan konsolidasi lebih inklusif bisa menguat. Sebaliknya, bila masalah internal berlarut, PPP terancam kehilangan momentum untuk merebut hati pemilih pada kontestasi politik berikutnya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *