5 Calon Ketua Umum PBNU Muncul di Muktamar Ke-35 NU, Gus Kikin Raih Suara Terbanyak

Berita, Daerah300 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,JOMBANG – Sebanyak lima nama ditetapkan sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar Ke-35 NU yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur.

Lima nama tersebut merupakan hasil aspirasi peserta Muktamar Ke-35 NU dan ditetapkan dalam sidang pleno pada Senin (31/8/2026) dini hari.

banner 336x280

Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menjadi nama dengan perolehan suara terbanyak. Ia memperoleh 472 suara dari peserta muktamar.

Sementara itu, empat nama lainnya adalah Zulfa Mustofa, Abdussalam Sochib atau Gus Salam, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, dan Abdul Ghofar Rozin atau Gus Rozin .

Berikut daftar lima calon Ketua Umum PBNU berdasarkan perolehan suara:

  1. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) – 472 suara
  2. Zulfa Mustofa – 262 suara
  3. Abdussalam Sochib (Gus Salam) – 261 suara
  4. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) – 258 suara
  5. Abdul Ghofar Rozin (Gus Rozin) – 155 suara

Tiga Nama Terganjal Jabatan Politik

Proses penentuan calon Ketua Umum PBNU di Muktamar Ke-35 NU berlangsung dinamis.

Sejumlah nama yang diusulkan peserta sebelumnya masuk ke bursa calon, tetapi terdapat aturan terkait jabatan politik dan masa jeda setelah meninggalkan jabatan politik.

Tiga nama yang disebut terganjal ketentuan tersebut adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid , Menteri Sosial sekaligus Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul , serta Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf .

Gus Yusuf diketahui belum genap setahun mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Lima Nama Diajukan untuk Mendapatkan Izin Rais Aam

Ketua Presidium Sidang Pleno Muktamar, Genefri, mengucapkan lima nama dengan suara tertinggi dan memenuhi persyaratan akan disampaikan kepada Rais Aam untuk mendapatkan izin tertulis.

Sebelum Pengajuan dilakukan, Genefri meminta persetujuan peserta muktamar.

“Lima calon yang kita ajukan ke Rais Aam untuk mendapatkan izin tertulis. Sebelum kita ajukan, kami sekali lagi meminta persetujuan dari muktamirin, apakah kelima calon berdasarkan hasil aspirasi dari para muktamirin bisa kita ajukan kepada Rais Aam untuk mendapatkan izin tertulis?” kata Genefri dalam sidang.

Peserta sidang kemudian menyetujui pengajuan lima nama tersebut.

Penentuan Ketum PBNU Berlanjut ke AHWA

Setelah penetapan lima calon, sidang pleno Muktamar Ke-35 Diskusi NU hingga pukul 05.00 WIB.

Jeda tersebut digunakan untuk melakukan komunikasi dengan dewan formatur atau Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) .

AHWA nantinya memiliki peran penting dalam proses penentuan Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 .

Dengan demikian, lima nama yang memperoleh suara tertinggi dari peserta muktamar belum otomatis menjadi Ketua Umum PBNU.

Tahap berikutnya akan menentukan siapa yang akhirnya dipercaya memimpin PBNU untuk periode lima tahun mendatang.

Gus Kikin Pimpin Bursa Calon Ketum PBNU

Perolehan suara menempatkan Gus Kikin sebagai kandidat dengan dukungan peserta terbanyak.

Abdul Hakim Mahfudz memperoleh 472 suara, unggul cukup jauh dibandingkan empat calon lainnya.

Di posisi kedua terdapat Zulfa Mustofa dengan 262 suara. Selanjutnya Gus Salam memperoleh 261 suara dan Gus Yahya memperoleh 258 suara.

Sementara Gus Rozin berada di posisi kelima dengan 155 suara.

Hasil tersebut menjadi salah satu dinamika penting dalam Muktamar Ke-35 NU yang tengah berlangsung di Jombang.

Keputusan akhir mengenai siapa yang akan menjadi Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 masih menunggu proses selanjutnya melalui mekanisme yang telah ditetapkan dalam Muktamar.

 

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *