10 Poin Agen ICE Tembak Seorang Perempuan di Minneapolis

Internasional148 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta –   Seorang petugas Immigration and Customs Enforcement (ICE) menembak seorang pengemudi perempuan di Minneapolis pada Rabu, di tengah pengetatan kebijakan imigrasi oleh pemerintahan Presiden Donald Trump di kota tersebut.

Sementara pejabat federal menyebut penembakan yang menewaskan perempuan itu sebagai tindakan membela diri, Wali Kota Minneapolis menggambarkannya sebagai tindakan yang tidak perlu dan ceroboh, demikian dilaporkan Associated Press.

banner 336x280

Korban diidentifikasi sebagai Renee Nicole Macklin Good (37), ibu dari anak berusia enam tahun. Sebuah video yang diunggah ke media sosial memperlihatkan seorang perempuan yang menyebut Macklin Good sebagai istrinya menangis sambil duduk di dekat kendaraan korban.

Perbedaan narasi ini memicu perselisihan antara pejabat federal dan pemimpin setempat. Berikut rangkaian kejadian selama dan setelah insiden tersebut.

Penembakan perempuan di Minneapolis

• Insiden terjadi di kawasan permukiman di selatan pusat kota Minneapolis. Video yang direkam warga memperlihatkan seorang petugas mendekati SUV yang dikendarai perempuan tersebut dan memerintahkannya untuk membuka pintu.

• Saat mobil Honda itu mulai bergerak maju, petugas ICE lain mengeluarkan senjata dan melepaskan sedikitnya dua tembakan dari jarak dekat ke arah kendaraan, lalu melompat mundur ketika mobil terus melaju. Kendaraan tersebut kemudian melaju ke arah dua mobil yang terparkir di dekatnya dan berhenti setelah menabraknya. Dari video yang beredar, tidak jelas apakah SUV tersebut sempat menyentuh petugas mana pun.

• Setelah kejadian, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem mengatakan agen ICE yang terlibat yang identitasnya belum diungkap merupakan petugas berpengalaman dan telah “mengikuti pelatihannya” serta “melakukan persis apa yang diajarkan kepadanya dalam situasi tersebut.”

• Noem mengklaim para petugas saat itu sedang mencoba mendorong sebuah kendaraan yang terjebak salju ketika sekelompok demonstran mendatangi mereka. Ia menambahkan para petugas baru saja menyelesaikan sebuah operasi dan hendak kembali ke markas mereka.

• Noem menyatakan perempuan tersebut telah “mempersenjatai kendaraannya dan mencoba menabrak seorang petugas penegak hukum.” “Ini tampak sebagai upaya untuk membunuh atau menyebabkan luka serius pada agen, sebuah tindakan terorisme domestik,” kata Noem.

• Sementara itu, Wali Kota Minneapolis Jacob Frey menepis versi kejadian dari Noem dan menyebutnya sebagai “omong kosong”. Ia mengatakan telah menonton video insiden tersebut dan menilai penembakan itu sebenarnya bisa dihindari. Frey menyebut agen ICE telah “merobek keluarga-keluarga” dan “menebar kekacauan”. Kepala Kepolisian Minneapolis, Brian O’Hara, saat menjelaskan penembakan  tidak menyatakan bahwa pengemudi berusaha melukai siapa pun.

• Setelah penembakan, sekolah-sekolah negeri di kota tersebut membatalkan kegiatan belajar mengajar dengan alasan “kekhawatiran keamanan” terkait insiden itu, lapor New York Times.

• Ribuan orang berkumpul dalam acara doa bersama untuk korban sekaligus memprotes pengetatan kebijakan imigrasi. Anggota DPR negara bagian dari St. Paul, Leigh Finke, menyebut korban sebagai anggota komunitas yang dicintai dan dihormati.

• Presiden AS Donald Trump mengatakan Good telah “menabrak agen ICE secara brutal.” Ia juga menambahkan  perempuan yang berteriak dalam video tersebut “jelas merupakan provokator profesional,” sementara perempuan yang mengemudikan mobil dinilainya “sangat tidak tertib.” Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan korban kehilangan nyawanya dalam sebuah “tragedi akibat perbuatannya sendiri” dan menyatakan dukungannya kepada agen ICE.

• Para politisi di Minnesota menyalahkan pengetatan kebijakan imigrasi pemerintahan Trump, yang menurut mereka telah berujung pada penembakan fatal tersebut. Gubernur Minnesota Tim Walz memperingatkan ia siap mengerahkan Garda Nasional negara bagian jika diperlukan, lapor CNN.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *