Swasta Setuju Beli BBM dari Pertamina, Pasokan Nasional Aman 18-21 Hari

Berita1472 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sejumlah badan usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi seperti Shell Indonesia, BP, dan Vivo Energy sepakat membeli pasokan dari PT Pertamina (Persero). Kesepakatan ini diambil setelah rapat bersama antara Kementerian ESDM, Pertamina, dan badan usaha swasta, Jumat (19/9/2025).

 

Bahlil menjelaskan, kesepakatan mencakup mekanisme pembelian BBM dalam bentuk base fuel atau bahan bakar murni, sebelum dicampur dengan zat aditif. “Ada empat hal yang mereka setuju, salah satunya BBM yang dijual harus base fuel. Jadi nanti pencampuran dilakukan di tangki masing-masing,” kata Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta.

 

Menurutnya, stok BBM nasional masih dalam kondisi aman dengan ketersediaan untuk 18 hingga 21 hari ke depan. “Posisi ketersediaan BBM per hari ini cukup 18-21 hari, jadi tidak ada masalah pasokan,” ujarnya.

 

Namun, Bahlil menegaskan bahwa SPBU swasta memang menghadapi keterbatasan pasokan akibat kuota impor yang sudah habis lebih cepat dari jadwal. Padahal, pemerintah telah memberikan alokasi impor BBM untuk SPBU swasta hingga 110% dibandingkan tahun 2024.

 

“Tambahan impor tidak bisa diberikan lagi karena sudah ada kenaikan 10% dibanding tahun lalu. Karena kuotanya habis sebelum akhir 2025, pemerintah memutuskan kebutuhan mereka tetap dilayani, tetapi melalui Pertamina,” jelas Bahlil.

 

Sebelumnya, SPBU Shell dan BP dilaporkan mengalami kelangkaan pasokan BBM dalam beberapa pekan terakhir akibat habisnya kuota impor yang ditetapkan pemerintah. Dengan adanya skema baru ini, pasokan diharapkan kembali normal tanpa menambah beban impor.