Subsidi Kedelai Rp 2.000 per Kg Bantu Perajin Tahu dan Tempe Bertahan

Ekonomi69 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta – Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) menyambut positif kebijakan pemerintah yang memberikan subsidi kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram. Bantuan tersebut dinilai mampu meringankan beban perajin tahu dan tempe di tengah tekanan ekonomi serta menghangatkan harga bahan baku impor.

Sekretaris Jenderal Gakoptindo, Wibowo Nurcahyo, mengatakan subsidi tersebut menjadi penopang penting bagi pelaku usaha yang selama ini masih bergantung pada pasokan kedelai impor.

banner 336x280

“Subsidi pemerintah berupa potongan harga Rp2.000 per kilogram sangat membantu perajin tempe dan tahu di tengah situasi ekonomi saat ini,” ujar Wibowo, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, meski harga kedelai saat ini masih berada di bawah Harga Acuan Pemerintah (HAP), biaya produksi perajin tidak hanya ditentukan oleh harga kedelai. Kenaikan harga minyak goreng, bahan kemasan plastik, serta belum pulihnya daya beli masyarakat juga menjadi tantangan yang dihadapi pelaku usaha.

Wibowo menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah berupaya meningkatkan produksi kedelai dalam negeri melalui pengembangan benih unggul dan perluasan budidaya. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor dan memperkuat pasokan kedelai nasional di masa mendatang.

Namun demikian, Gakoptindo mengingatkan bahwa harga kedelai impor masih berpotensi mengalami kenaikan akibat berbagai faktor eksternal, termasuk kondisi geopolitik global dan dinamika perdagangan internasional. Oleh karena itu, subsidi yang diberikan pemerintah dinilai menjadi bantalan penting untuk menjaga keberlangsungan usaha perajin sekaligus menahan kenaikan harga tahu dan tempe di tingkat konsumen.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat telah meningkatkan biaya impor kedelai yang menjadi bahan baku utama industri tahu dan tempe nasional.

Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah memutuskan memberikan subsidi sebesar Rp2.000 per kilogram untuk tahap awal sebanyak 250 ribu ton kedelai yang akan disalurkan melalui Perum Bulog.

“Tadi kita putuskan, disubsidi Rp2.000 per kilogram untuk 250 ribu ton pertama melalui Bulog,” kata Zulkifli Hasan usai rapat koordinasi di Jakarta.

Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat menjaga stabilitas harga kedelai di dalam negeri, melindungi pelaku usaha kecil dan menengah, serta memastikan pasokan tahu dan tempe tetap terjangkau bagi masyarakat di tengah gejolak ekonomi global.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *