Ingetindonesia.com,JAKARTA – Bepergian menggunakan kereta api di kawasan Jabodetabek kini menawarkan pengalaman baru yang lebih interaktif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan program Stamp Railly Passport, aktivitas mengoleksi stempel unik dari sejumlah stasiun.
Program Stamp Railly Passport mengajak penglaju dan wisatawan menjadikan perjalanan dengan kereta api sebagai aktivitas eksplorasi. Setiap stasiun memiliki stempel dengan desain khas yang dapat dikoleksi oleh pengguna jasa.
Program tersebut diperkenalkan melalui akun Instagram resmi @commuterline. Pengguna dapat membawa buku khusus untuk mengumpulkan stempel dari stasiun-stasiun yang masuk dalam program.
Stamp Railly Passport Hadir dengan Desain Khas Stasiun
Berdasarkan informasi yang dibagikan KAI, Stamp Railly Passport dikemas menyerupai paspor dengan sampul tebal atau hard cover berwarna merah.
Di bagian dalam, buku tersebut memuat informasi mengenai sejumlah stasiun di kawasan Jabodetabek. Tersedia pula halaman khusus yang dapat digunakan untuk mengumpulkan stempel perjalanan.
Bagi masyarakat yang ingin memiliki paspor edisi khusus tersebut, Stamp Railly Passport dibanderol Rp60 ribu. Buku dapat dibeli secara daring melalui toko resmi C.Merch.Official di Tokopedia maupun secara langsung di sejumlah stasiun pilihan.
Menariknya, pengguna jasa yang tidak memiliki paspor resmi tetap dapat mengikuti aktivitas ini. KAI memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengumpulkan stempel menggunakan buku catatan pribadi.
Dengan demikian, aktivitas mengoleksi stempel tidak hanya ditujukan bagi pemilik Stamp Railly Passport, tetapi juga dapat menjadi kegiatan tambahan bagi pengguna kereta yang ingin menjelajahi berbagai stasiun.
10 Stasiun Jabodetabek Punya Stempel Eksklusif
Pada tahap awal, Stamp Railly tersedia di 10 stasiun strategis di kawasan Jabodetabek. Stasiun tersebut meliputi:
- Stasiun Bogor
- Stasiun Universitas Indonesia
- Stasiun Manggarai
- Stasiun Jakarta Kota
- Stasiun BNI City
- Stasiun Jatinegara
- Stasiun Tanah Abang
- Stasiun Tanjung Priok
- Stasiun Pasar Senen
- Stasiun Gambir
Daya tarik Stamp Railly Passport terletak pada desain stempel yang berbeda di setiap stasiun. Masing-masing stempel dibuat dengan karakter visual yang mencerminkan identitas lokasi.
Desain tersebut dapat menampilkan unsur arsitektur bangunan bersejarah, ikon lanskap perkotaan, kebudayaan lokal, hingga flora dan fauna yang menjadi karakter daerah.
Kehadiran Stamp Railly Passport KAI memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna kereta api. Perjalanan yang sebelumnya identik dengan aktivitas berpindah dari satu tempat ke tempat lain kini dapat dikombinasikan dengan kegiatan mengoleksi dan mengeksplorasi identitas setiap stasiun.
Bagi penglaju maupun wisatawan, program ini juga dapat menjadi cara baru untuk mengenal berbagai stasiun di Jabodetabek melalui karakter visual dan cerita yang melekat pada masing-masing lokasi.


















