Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Temukan Jejak Aliran Dana ‘Janggal’ ke Wasekjen Ansor

Berita1417 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta– Penyelidikan skandal korupsi kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag) terus melebar. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menyoroti dugaan keterlibatan pihak eksternal, termasuk sayap organisasi keagamaan.

Salah satu yang terseret dalam pusaran perkara ini adalah Wakil Sekretaris Jenderal GP Ansor, Syarif Hamzah Asyathry. Ia dipanggil penyidik KPK untuk diperiksa terkait pengetahuannya mengenai aliran dana dalam kasus tersebut.

“Pemeriksaan kepada yang bersangkutan adalah atas pengetahuan atau yang diketahuinya terkait dengan konstruksi perkara ini, khususnya terkait dengan dugaan aliran uang tersebut,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Rabu (17/9/2025).

Bukti dari Rumah Eks Menag

Menurut Budi, pemeriksaan Syarif bukan tanpa alasan. Penyidik KPK menemukan dokumen dan barang bukti elektronik (BBE) saat menggeledah rumah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Temuan tersebut kemudian dikonfirmasi kepada Syarif.

“Dikonfirmasi terkait dokumen dan BBE yang ditemukan saat penggeledahan di rumah saudara YCQ (Yaqut Cholil Qoumas),” jelas Budi.

KPK Buka Peluang Periksa Kader Ansor Lainnya

Budi menegaskan, pemeriksaan terhadap Syarif bukan yang terakhir. KPK membuka peluang memanggil pihak lain dari GP Ansor bila dianggap mengetahui konstruksi perkara dan perputaran uang dalam kasus korupsi kuota haji ini.

“Sejauh ini pemanggilannya adalah kepada pihak-pihak yang memang diduga mengetahui konstruksi perkaranya. Jadi nanti pihak-pihak siapa pun ya tidak dibatasi,” tutur Budi.

Ia menambahkan, langkah lanjutan akan ditempuh bila penyidik menilai ada kader GP Ansor lain yang perlu dimintai keterangan guna memperjelas aliran dana.