Purbaya Turun Tangan Bantu BI Stabilkan Rupiah, Intervensi Pasar Obligasi Mulai Besok

Berita, Finance960 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan mulai membantu Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai Rabu (13/5/2026). Langkah ini diambil setelah rupiah ditekan hingga menyentuh level Rp17.500 per dolar AS.

Purbaya mengatakan pemerintah akan melakukan intervensi melalui pasar surat berharga negara atau pasar obligasi dengan memanfaatkan skema Bond Stabilization Fund (BSF).

banner 336x280

“Kita akan mulai membantu besok mungkin. Dengan masuk ke pasar obligasi, itu adalah Bond Stabilization Fund, tetapi belum mendanai semuanya. Kita aktifkan instrumen yang kita punya di sini,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, pemerintah saat ini memiliki cadangan kas yang cukup kuat untuk membantu BI menjaga stabilitas pasar keuangan dan menahan tekanan terhadap rupiah.

Pemerintah, kata Purbaya, akan menjaga agar imbal hasil atau imbal hasil obligasi tidak melonjak terlalu tinggi. Sebab, kenaikan imbal hasil dapat memicu kerugian modal bagi investor asing sehingga berpotensi mendorong arus modal keluar dari Indonesia.

“Kalau imbal hasil naik terlalu tinggi, asing yang memegang obligasi di sini bisa keluar. Jadi kita kendalikan agar asing tidak keluar, atau bahkan masuk kembali sehingga rupiah bisa menguat,” jelasnya.

Purbaya juga memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 masih dalam kondisi aman meski rupiah melemah. Ia menyebut perhitungan internal pemerintah sebenarnya telah memperhitungkan asumsi kurs di atas target resmi APBN 2026 sebesar Rp16.500 per dolar AS.

“Waktu kita hitung, asumsi rupiahnya memang sudah di atas asumsi APBN dan tidak jauh dari kondisi sekarang. Jadi APBN masih relatif aman,” tegasnya.

Langkah pemerintah membantu BI ini diharapkan mampu meredam gejolak pasar keuangan sekaligus menjaga kepercayaan investor di tengah tekanan global terhadap mata uang negara berkembang.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *