Purbaya Akan Bertemu Kepala BGN Pekan Ini, Bahas Program MBG?

Pemerintah Masih Menghitung Potensi Pengurangan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Tahun 2026

Berita, Ekonomi31 Views

Ingetindonesia.com,JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang pada pekan ini. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah upaya pemerintah melakukan penataan menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk evaluasi tata kelola dan penggunaan anggarannya.

Purbaya mengungkapkan, pertemuan dengan Kepala BGN sebenarnya sempat direncanakan berlangsung pada Minggu (14/6/2026). Namun agenda tersebut tertunda karena dirinya mendapat panggilan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri pertemuan di kediaman presiden di Kertanegara, Jakarta.

“Sepertinya minggu ini. Kemarin (Kepala BGN) mau datang (bertemu Menkeu), tapi nggak jadi karena (Menkeu) dipanggil presiden,” kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Meski demikian, Purbaya belum memastikan materi yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Ia menyebut belum ada agenda khusus yang disiapkan, termasuk terkait kemungkinan pembahasan efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis.

“Belum tentu (bahas efisiensi). Dia (Kepala BGN) mau ketemu saja,” ujarnya.

Ada Wacana Pengurangan Anggaran MBG

Pernyataan Menkeu muncul di tengah mencuatnya rencana pemerintah untuk melakukan penyesuaian anggaran Program Makan Bergizi Gratis. Purbaya mengaku telah menerima informasi dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengenai kemungkinan pengurangan anggaran program tersebut.

Namun hingga kini, pemerintah belum menetapkan besaran anggaran yang akan dikurangi. Menurut Purbaya, keputusan akhir akan disesuaikan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto setelah proses evaluasi selesai dilakukan.

Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa wacana pengurangan anggaran MBG merupakan bagian dari hasil evaluasi dan pembenahan tata kelola program prioritas pemerintah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan usai rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada Kamis (11/6/2026).

Pemerintah saat ini tengah melakukan penataan menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan. Evaluasi dilakukan setelah ditemukan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program, termasuk pembengkakan jumlah titik layanan dan aspek pengawasan operasional di lapangan.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa program MBG tetap menjadi salah satu prioritas nasional dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah dan kelompok rentan.

Untuk tahun anggaran 2026, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp268 triliun untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Prasetyo Hadi menegaskan bahwa penataan yang dilakukan bukan untuk menghentikan program, melainkan memastikan pelaksanaannya berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Karena itu, pertemuan antara Menkeu Purbaya dan Kepala BGN Nanik S Deyang dipandang penting sebagai bagian dari koordinasi pemerintah dalam menyempurnakan tata kelola program yang menjadi salah satu agenda unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Hingga saat ini, pemerintah masih menunggu hasil perhitungan Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional terkait potensi efisiensi anggaran yang dapat dilakukan tanpa mengurangi manfaat program bagi masyarakat.