Ingetindonesia.com,Bogor — Komunitas PRIA MASJID RIDE (PRIDE) memulai langkah awal proyek sosialnya dengan menyambangi Masjid Al Ibrohimiyyah di Kampung Cipetey Balandong, Desa Sukaharja, Jonggol, Bogor. Kegiatan ini menjadi penanda komitmen PRIDE dalam bersinergi membangun negeri dan menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.
Masjid Al Ibrohimiyyah yang telah berdiri selama lima tahun ini menghadapi stagnasi pembangunan akibat minimnya swadaya masyarakat serta keterlibatan pemerintah setempat. Sejumlah fasilitas vital seperti tempat wudu, lahan parkir, pintu, plafon, jendela, dan mikrofon belum dapat difungsikan secara maksimal.
Di tengah kondisi tersebut, masjid ini dikelilingi potensi alam yang menjanjikan seperti ladang kunyit, kencur, singkong, pohon durian, hingga peternakan ikan nila. Sayangnya, potensi ini belum terintegrasi dengan baik dalam mendukung aktivitas dan pengembangan masjid.
Ketua DKM Masjid, Ustaz Marulloh, menyampaikan harapan besarnya kepada komunitas PRIDE. “Semoga kehadiran PRIDE bisa menjadi jembatan informasi untuk membuka pintu donasi dari para dermawan, sehingga pembangunan masjid dapat kembali berjalan dan tidak mandek,” ujarnya.
PRIDE menyatakan fokus awal proyek mereka akan mencakup pengecatan masjid, perbaikan plafon, dan pembangunan toilet. Ustaz Nurdin, salah satu penggerak kegiatan, berharap pemberitaan ini dapat menggugah hati para dermawan untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan masjid. “Semoga ada donatur yang tergerak menyisihkan hartanya di jalan Allah,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, PRIDE berharap proyek perdana ini menjadi langkah awal dari gerakan besar dalam memberdayakan masjid sebagai pusat kemajuan umat.
