Prabowo Tegaskan Pancasila Tetap Relevan Hadapi Tantangan Global

Berita, Nasional1042 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila tetap menjadi fondasi utama persatuan bangsa sekaligus pegangan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Dalam amanatnya, Presiden menyebut Pancasila sebagai “konsensus agung” yang memungkinkan Indonesia tetap bersatu di tengah keragaman suku, budaya, bahasa, dan wilayah.

“Pancasila adalah sebuah konsensus agung, suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita, yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” kata Prabowo.

Presiden menilai nilai-nilai Pancasila tetap relevan di tengah kondisi dunia yang diwarnai pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang, hingga ketidakpastian ekonomi global.

“Di tengah dunia yang makin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh, pegangan itu adalah Pancasila,” ujarnya.

Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar negara. Menurutnya, Pancasila bukan konsep yang lahir dari luar, melainkan berasal dari perjalanan sejarah, pengalaman, budaya, dan cita-cita bangsa Indonesia sendiri.

Presiden juga mengingatkan bahwa tahun ini Indonesia memperingati 81 tahun Hari Lahir Pancasila. Ia kembali menyinggung momentum bersejarah ketika Presiden pertama RI, Soekarno, menyampaikan gagasan dasar negara dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

“Hari ini kita peringati 81 tahun Hari Lahirnya Pancasila. Delapan puluh satu tahun yang lalu, Bung Karno berdiri di hadapan Sidang BPUPKI dan menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi dasar falsafah negara Republik Indonesia,” tutur Prabowo.

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan lembaga negara, jajaran Kabinet Merah Putih, serta sejumlah mantan presiden dan wakil presiden.

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan naskah Pancasila oleh Ketua MPR Ahmad Muzani dan ditutup dengan doa yang dipimpin Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen nasional terhadap nilai persatuan, kebangsaan, dan keadilan sosial di tengah perubahan dinamika global yang terus berkembang.