Prabowo Minta Kartu Identitas Tunggal Segera Diterapkan untuk Percepat Digitalisasi Pemerintahan

Berita, Ekonomi63 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meminta penerapan Single National Identity Card atau Kartu Identitas Tunggal segera direalisasikan sebagai bagian dari transformasi digital pemerintahan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyederhanakan birokrasi sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan publik.

Arahan itu disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Prabowo menegaskan bahwa salah satu tantangan utama pemerintahan saat ini adalah banyaknya regulasi dan prosedur birokrasi yang dinilai menghambat efektivitas kerja pemerintah.

“Kita tahu bahwa efisiensi kita masih kurang. Regulasi kita terlalu banyak, peraturan kita terlalu banyak. Saya tegaskan di sini, kita harus sederhanakan pemerintahan,” ujar Prabowo.

Menurutnya, pemerintah telah memulai proses digitalisasi melalui pengembangan GovTech sebagai fondasi menuju penerapan sistem identitas nasional tunggal yang terintegrasi.

“Saya berharap nanti Single National Identity Card bisa dieksekusi, bisa diimplementasi dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Selain percepatan digitalisasi, Presiden juga meminta seluruh kementerian dan lembaga melakukan penyederhanaan regulasi secara menyeluruh agar sejalan dengan semangat deregulasi dan efisiensi pemerintahan.

“Kita terus sederhanakan peraturan-peraturan menteri dan sebagainya. Harus juga sinkron dengan napas penyederhanaan, deregulasi, dan efisiensi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyinggung capaian pemerintah selama sekitar 18 bulan masa pemerintahannya. Ia mengatakan, pemerintah telah berhasil menyelesaikan sekitar 108 hingga 110 persoalan strategis yang dihadapi bangsa.

“Kita diberi mandat menyelesaikan masalah dan harusnya kita bangga ternyata dalam kurun waktu ini telah banyak masalah dan kesulitan yang kita selesaikan. Hitungan kita 108–110 masalah yang kita selesaikan,” ujarnya.

Meski menyebut capaian tersebut sebagai prestasi, Prabowo mengingatkan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih agar tetap rendah hati dan tidak bersikap sombong.

“Kita rendah hati, tidak mau menepuk dada, kita tidak mau dan tidak boleh besar kepala dan sombong. Itu watak bangsa kita. Ojo dumeh,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, berbagai capaian yang telah diraih harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia meyakini hasil kerja pemerintah akan menjadi bagian dari catatan sejarah bangsa.

“Tanpa kita sadar karena kita sibuk bekerja, kita dalam tahap ini ada hal yang sangat membanggakan,” pungkasnya.