Prabowo Klaim Pemerintah Menyelesaikan Lebih dari 108 Masalah dalam 18 Bulan

Berita131 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah telah menyelesaikan lebih dari 108 persoalan strategi selama 18 bulan masa pemerintahannya. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan prestasi yang patut diapresiasi, meski pemerintah tetap mengedepankan sikap rendah hati.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat membuka Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

banner 336x280

“Mungkin hitungan terakhir kita lebih dari 108 masalah, 110 masalah yang kita selesaikan dalam satu tahun lebih, 18 bulan pemerintahan kita. Ini prestasi yang bukan kecil. Kita rendah hati, kita tidak mau menampar dada, kita tidak boleh besar kepala, tidak boleh sombong, itu watak bangsa kita,” ujar Prabowo.

Meski demikian, ia menegaskan bangsa Indonesia tidak boleh ragu mengakui keberhasilannya sendiri.

“Tapi kalau kita menghargai kita akui bahwa kita berprestasi. Tidak ada bangsa lain yang menghormati kita kalau kita tidak menghargai bangsa kita sendiri,” katanya.

Dalam arahannya kepada jajaran kabinet, Prabowo mengingatkan bahwa pemerintah mendapat mandat dari rakyat untuk menghadapi sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan nasional. Oleh karena itu, seluruh menteri diminta untuk tidak takut menghadapi tantangan yang masih ada.

“Kita diberi mandat oleh rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah. Jadi kita tidak boleh takut dengan masalah, tidak boleh takut dengan kesulitan, tidak boleh takut dengan kekurangan,” ujarnya.

Prabowo mengakui pemerintah masih menghadapi berbagai persoalan mendasar, seperti kesejahteraan guru, keterbatasan lapangan kerja, hingga kemiskinan ekstrem. Namun, menurutnya, tantangan tersebut justru menjadi amanah yang harus diselesaikan.

Ia juga mengungkapkan bahwa setelah menjabat sebagai presiden, dirinya menemukan sejumlah persoalan yang jauh lebih besar dari perkiraan, terutama terkait kebocoran kekayaan negara.

“Terjadi suatu distorsi terhadap perekonomian kita. Telah terjadi mengalir keluar kekayaan kita secara signifikan, ribuan triliun, ratusan miliar dolar setiap tahun, dengan praktik-praktik under invoicing , pemalsuan laporan perdagangan, praktik-praktik penyelundupan, hal-hal yang tidak masuk akal dan tidak adil bagi bangsa kita,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, temuan tersebut didukung oleh data dari berbagai lembaga internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia mencontohkan Indonesia yang merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia, namun sempat mengalami kelangkaan minyak goreng selama beberapa pekan.

“Semua tahu negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia sempat berminggu-minggu kehilangan minyak goreng. Sesuatu yang tidak masuk akal,” ujarnya.

Menutup arahannya, Prabowo menegaskan pemerintah akan terus berupaya menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Ia optimistis berbagai langkah yang telah dilakukan selama 18 bulan terakhir menjadi bukti bahwa pemerintah mampu menjawab tantangan yang menghadang.

“Oleh karena itu, saya ingatkan kita diberi amanah untuk menyelesaikan masalah dan seharusnya kita bangga bahwa ternyata dalam kurun waktu ini telah banyak masalah dan kesulitan yang kita selesaikan,” tutupnya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *