Pemilik Bar di Swiss Tempat 40 Orang Tewas dalam Kebakaran Dibebaskan di Tengah Penyelidikan

Internasional180 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta – Pemilik bersama sebuah bar di Crans-Montana, Swiss, yang menjadi lokasi tewasnya 40 orang akibat kebakaran pada dini hari Tahun Baru, diizinkan untuk tetap bebas meski tengah menjalani penyelidikan pidana.

Keputusan tersebut diambil pengadilan setempat di Kanton Valais pada Selasa waktu setempat.

Jessica Moretti, yang mengelola bar Le Constellation bersama suaminya, Jacques Moretti, telah diperiksa oleh jaksa pada Jumat lalu. Pengadilan memutuskan Jessica tidak akan ditahan, namun diwajibkan menyerahkan dokumen identitas kepada pihak berwenang, melapor setiap hari ke kantor polisi, serta membayar uang jaminan dengan jumlah yang masih dalam proses penentuan.

“Semua terdakwa dianggap tidak bersalah sampai ada putusan hukum yang berkekuatan tetap,” ujar pengadilan dalam pernyataannya. Disebutkan pula bahwa prinsip utama dalam hukum pidana Swiss adalah tersangka tetap berada dalam kondisi bebas hingga persidangan, terlebih karena jaksa di Valais tidak mengajukan permohonan penahanan terhadap Jessica Moretti.

Berbeda dengan istrinya, Jacques Moretti pada Senin lalu diperintahkan untuk ditahan selama tiga bulan. Meski demikian, pengadilan menyatakan masih mempertimbangkan kemungkinan penerapan langkah alternatif selain penahanan.

Tragedi kebakaran ini mengguncang Swiss, tidak hanya karena besarnya jumlah korban jiwa, tetapi juga akibat terungkapnya berbagai kelalaian terkait keselamatan bangunan. Otoritas setempat mengakui bahwa bar dua lantai tersebut tidak pernah diperiksa atau diaudit terkait standar keselamatan kebakaran sejak 2019.

Penyelidikan pidana saat ini berfokus pada pasangan Moretti dan pengelolaan bar tersebut. Menurut laporan penyiar Swiss RTS, sebuah pintu layanan yang seharusnya bisa menjadi jalur evakuasi kedua diketahui dalam keadaan terkunci saat kebakaran terjadi.

Jaksa menyebutkan, api diduga berasal dari kembang api kecil (sparklers) yang dinyalakan di dalam botol sampanye dan kemudian menyulut busa peredam suara yang sangat mudah terbakar di langit-langit bar. Busa tersebut diketahui dibeli sendiri oleh Jacques Moretti di sebuah toko perangkat keras dan dipasang secara mandiri.