Pembangunan Ulang Wilayah Bencana di Sumatera Diperkirakan Capai Rp130 ​​Triliun

Berita418 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan kebutuhan anggaran untuk pembangunan kembali wilayah terdampak bencana di Sumatera diperkirakan mencapai Rp130 ​​triliun. Dana tersebut akan digunakan sampai sekarang

Tito menjelaskan, angka tersebut masih bersifat sementara dan belum ditetapkan secara resmi. Perhitungan itu berasal dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas yang menghimpun usulan rencana kerja dari berbagai kementerian dan pemerintah daerah, kemudian dirumuskan dalam rencana induk atau master plan (renduk).

“Di Gugus Tugas sudah ada rencana induk untuk pembangunan tiga provinsi ini dalam waktu tiga tahun. Sementara pelaksanaan -nya lebih kurang Rp130 ​​triliun. Tapi ini belum angka fix, karena mungkin ada yang dobel. Anggaran itu akan dikerjakan kementerian/lembaga selama multi-tahun tiga tahun,” ujar Tito di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026).

Ia menambahkan, rencana induk tersebut direncanakan rampung dan ditetapkan paling lambat pada 1 April 2026. Setelah dokumen perencanaan dinyatakan matang, pembiayaan akan dialokasikan oleh Kementerian Keuangan.

“Nanti kalau sudah dibuat, Menkeu akan biayai kalau sudah menjadi renduk, ini betul-betul perencanaan jelas, siap, apa saja yang mau dibuat, dan berapa nilainya,” jelasnya.

Anggaran pembangunan kembali tersebut akan difokuskan pada berbagai kebutuhan dasar, mulai dari pembangunan perumahan tetap bagi warga terdampak, hingga pemulihan infrastruktur seperti jalan, jembatan permanen, sekolah, serta fasilitas layanan kesehatan.

Pemerintah berharap penyusunan rencana induk yang komprehensif dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, sekaligus memastikan pemulihan wilayah terdampak berjalan efektif dan berkelanjutan.