PDIP Putuskan Jadi Penyeimbang Pemerintahan Prabowo, Seperti Demokrat di Era Jokowi

Berita870 Views

Ingetindonesia.cm,Jakarta — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi menyatakan sikap politiknya sebagai penyeimbang terhadap pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Keputusan ini diumumkan setelah melalui diskusi mendalam di internal partai.

Sikap ini menjadikan PDIP tidak setuju dengan pemerintah, namun juga tidak berada dalam posisi oposisi total. Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menjelaskan bahwa penyeimbang posisi ini serupa dengan langkah Partai Demokrat pada periode pertama pemerintahan Joko Widodo.

“Demokrat dulu tidak masuk kabinet, tapi tidak juga menyerang pemerintah secara frontal. Mereka mengawasi dan mengingatkan. Kurang lebih seperti itu,” ujar Djarot, Minggu (3/8/2025).

Djarot menambahkan, keputusan ini merupakan bentuk komitmen PDIP dalam menjaga prinsip demokrasi dan menjunjung tinggi mekanisme check and balance. Ia menegaskan bahwa PDIP tidak akan menghambat program-program pemerintah yang pro-rakyat, namun akan menetapkan kritis jika kebijakan tersebut dianggap merugikan kepentingan rakyat.

Meski berada di luar pemerintahan, PDIP akan tetap aktif di parlemen dan memainkan peran strategis dalam pengawasan, legislasi, serta penyaluran aspirasi masyarakat. Djarot juga menekankan bahwa PDIP akan mendukung stabilitas politik nasional selama Prabowo berjalan sesuai dengan konstitusi dan nilai-nilai demokrasi.

Sikap politik ini mencerminkan perubahan peran PDIP, yang sebelumnya merupakan partai penguasa selama dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo, menjadi kekuatan penyeimbang di tengah konstelasi politik nasional yang terus dinamis.