Menteri Abdul Mu’ti Buka Festival Toleransi dan Budaya 2025

Berita573 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, membuka Festival Toleransi dan Budaya 2025 yang digagas Indonesia Conference on Religion and Peace (ICRP), Minggu (16/11/2025), di gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Acara ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah tahun sebelumnya digelar untuk menyambut kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia.

 

Dalam sambutannya, Prof. Mu’ti menegaskan bahwa kerukunan dan toleransi merupakan DNA bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan diwariskan. Menurutnya, keberagaman Indonesia adalah modal sosial penting untuk membangun bangsa yang lebih maju.

 

“Festival ini diselenggarakan dalam suasana di mana kita semua merayakan perbedaan dan menjadikannya kekuatan untuk melangkah ke depan sebagai bangsa. Kerukunan adalah DNA bangsa Indonesia, dan kerukunan itu bermula dari toleransi,” ujarnya.

 

Prof. Mu’ti, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum ICRP, menilai bahwa kemajemukan hanya dapat terawat jika masyarakat memiliki keikhlasan dan ketulusan dalam menerima perbedaan. Ia menyampaikan tiga prinsip penting dalam mewujudkan toleransi yang otentik, yakni relasi yang terbuka, menerima dengan lapang dada, dan bekerja sama dalam kebaikan.

 

“Toleransi yang otentik harus dibangun dengan dialog head to head, penerimaan heart to heart, dan kerja sama hand to hand untuk kesejahteraan bersama,” tambahnya.

 

Festival ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebhinekaan sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang terus mendorong penguatan ideologi Pancasila, kedaulatan Indonesia, serta penghargaan terhadap keberagaman agama dan budaya.

 

Ke depan, ICRP menyatakan komitmennya untuk meneruskan tradisi merayakan toleransi tanpa memandang suku, agama, ras maupun golongan, dalam upaya membangun Indonesia yang inklusif, setara, dan menjadi rumah bagi semua.