Menkomdigi: Penonaktifan Live TikTok Bukan Permintaan Pemerintah, Diharap Sementara

Berita1209 Views

Ingetindonesia.com, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa penonaktifan fitur live di aplikasi TikTok dilakukan atas inisiatif perusahaan, bukan permintaan dari pemerintah. Ia berharap kebijakan tersebut tidak berlangsung lama.

 

“Kami pun melihat pemberitahuan yang dilakukan oleh TikTok. Bahwa mereka melakukan secara sukarela untuk penurunan fitur live, dan kami justru berharap bahwa ini berlangsung tidak lama,” kata Meutya usai menghadiri agenda di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8/2025).

 

Menurut Meutya, keputusan TikTok untuk menonaktifkan sementara fitur live disampaikan kepada pemerintah menyusul terjadinya kericuhan dan aksi penjarahan beberapa waktu terakhir.

 

Ia mengingatkan, penghentian fitur ini berimbas pada pelaku usaha kecil yang selama ini memanfaatkan TikTok sebagai sarana berjualan. Karena itu, pemerintah berharap fitur tersebut bisa segera kembali ketika situasi dalam negeri sudah stabil.

 

“Sekali lagi kita berdoa dan berharap mudah-mudahan kondisi membaik, sehingga fitur live TikTok bisa kembali,” ujar Meutya.